Guru tengah mengajar di kelas. Foto: MI/Gino Hadi
Guru tengah mengajar di kelas. Foto: MI/Gino Hadi

Atasi Learning Loss, Ini 5 Tips Wujudkan Pembelajaran Berfokus pada Siswa

Citra Larasati • 15 Maret 2022 15:44
Jakarta:  Learning loss merupakan kondisi hilangnya sebagian kecil atau sebagian besar pengetahuan dan keterampilan dalam perkembangan akademis yang dirasakan siswa. Perubahan metode pembelajaran secara mendadak hingga menurunnya kondisi fisik maupun psikis siswa membuat learning loss menjadi salah satu dampak dari pandemi covid-19 yang tidak dapat dielakkan.
 
Oleh karena itu, diperlukan strategi khusus untuk segera meminimalisasi serta menanggulangi hal tersebut.  Untuk itu Zenius membuat rangkaian lokakarya bertajuk “Mengatasi Learning Loss dengan Strategi Diferensiasi Pembelajaran”.  Agenda ini merupakan kerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan serta merupakan kerja sama perdana dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan. 
 
Head of Government Relations Zenius, Mohammad Nurreza Rachman menyampaikan diferensiasi pembelajaran merupakan pendekatan yang memandang bahwa setiap siswa memiliki kemampuan yang berbeda. Pendekatan ini berfokus kepada siswa, di mana keberagaman siswa selalu dipelajari dan pembelajaran akan disesuaikan dengan kondisi siswa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lalu, bagaimana penerapan diferensiasi pembelajaran? Simak lima tips berikut ini:

Merancang pembelajaran kreatif dan menyenangkan

Hal ini meliputi teknik mengajar, gaya mengajar, teknik asesmen, dan teknik pemberian feedback. Metode yang diterapkan harus dapat memenuhi kebutuhan siswa, sehingga guru perlu mengenali karakteristik semua siswa.

Fokus pada kompetensi

Kompetensi yang dimaksud adalah tidak hanya mengetahui dan menghafal materi, tetapi sikap dan keterampilan apa yang wajib siswa miliki setelah mempelajari sebuah materi.
 
Saat ini guru diberikan kebebasan untuk menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan siswa di sekolah dengan menggunakan kurikulum darurat. Jadi, guru tidak harus menghabiskan semua materi pelajaran dengan alokasi waktu yang sempit.

Ciptakan suasana belajar yang menyenangkan

Salah satu cara menyampaikan materi agar mudah dipahami adalah dengan menciptakan suasana belajar yang kondusif.  Misalnya dengan menghias kelas, menata ruang belajar yang nyaman, menjauhkan diri dari sumber-sumber suara, dan juga mengurangi hal-hal yang dapat menimbulkan distraksi bagi siswa.

Mempersiapkan alat dan bahan pembelajaran dengan baik

Masalah dalam proses belajar mengajar dan cara mengatasinya harus dipikirkan dari awal supaya mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Ada baiknya guru bersiap lebih awal supaya dapat melakukan pemeriksaan terhadap alat-alat dan bahan yang diperlukan sehingga pembelajaran dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

Memanfaatkan teknologi dan aplikasi yang tepat

Teknologi dan aplikasi yang tepat turut berkontribusi terhadap keberhasilan proses belajar mengajar. Namun perlu diingat, teknologi akan berhasil jika sesuai dengan tujuan pembelajaran yang dicanangkan.
 
Sehingga, tentukan tujuan pembelajaran terlebih dahulu, kemudian cari aplikasi atau teknologi yang sesuai dan dapat dijadikan sebagai penunjang pembelajaran. 
 
Baca juga:  Wakil Ketua MPR: Pembelajaran Adaptif Butuh Keterlibatan Seluruh Elemen
 
Platform ZenRu untuk guru-guru di Provinsi Sulawesi Selatan dapat diakses secara gratis melalui https://sulsel.guru.zenius.com/. Sejak diluncurkan pada November tahun lalu, sudah lebih dari 250 ribu guru menggunakan Zenius dan tergabung dalam komunitas Zenius untuk Guru. Zenius melayani pertanyaan seputar penggunaan ZenRu melalui akun media sosial @zeniusuntukguru di Instagram, Telegram, dan Facebook.
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif