Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

5 Skills yang Banyak Dibutuhkan Jika Bekerja di Startup

Pendidikan Pencari Kerja karier startup Kualitas Pendidikan
Citra Larasati • 16 April 2022 14:25
Jakarta:  Bekerja di industri startup atau perusahaan rintisan bagi sebagian orang merupakan pekerjaan yang cukup menjanjikan. Hal ini terbukti melalui survei World Economic Forum (WEF) yang menunjukkan sebanyak 33 persen dari 56 ribu orang dengan kelompok usia 15-35 tahun di Asia Tenggara menaruh minat terhadap bisnis startup. 
 
Bekerja di startup atau perusahaan rintisan memberikan pengalaman berbeda dengan bekerja di perusahaan yang sudah settle. Jika bekerja di perusahaan yang sudah settle, mungkin suasana pekerjaan yang dihadirkan akan lebih statis.
 
Namun, suasana dinamis akan sangat kamu rasakan saat menjajaki industri startup mengingat perusahaan startup adalah perusahaan rintisan.  Oleh karena itu, terdapat beberapa skills yang perlu kamu miliki sebelum menjajaki dunia startup company. Kira-kira apa saja, ya? Simak penjelasannya berikut ini yang dikutip dari artikle Zenius. 

5 Skills yang Banyak Dibutuhkan di Startup

Proaktif

Masih ingat dengan slogan "talk less do more"? Nyatanya istilah ini merupakan suatu tindakan yang diperlukan, lho, dalam bisnis startup. Sebagai sebuah perusahaan rintisan, terbayang tidak apa jadinya jika orang-orang di dalamnya hanya banyak bicara saja tetapi tidak ada yang mengambil tindakan? Wah, bisa-bisa perusahaan jadi enggak berkembang, ya. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Oleh karena itu, salah satu kemampuan atau skill yang dibutuhkan di startup adalah proaktif atau keinginan untuk lebih aktif terhadap segala sesuatu, misalnya seperti aktif mengambil langkah inisiatif dan sebagainya. 
 
Skill proaktif ini juga bisa mendatangkan banyak kesempatan untuk belajar, lho. Semakin aktif kamu dalam bekerja, semakin banyak pula pengalaman dan kesempatan yang kamu dapatkan untuk berkembang. 

Pemberani

Apakah kamu termasuk orang yang lebih baik diam saat berdiskusi karena malu menyampaikan pendapat? Jika iya, sebaiknya kamu menghilangkan sifat itu secepatnya, deh, karena keberanian menjadi salah satu skill yang dibutuhkan dalam dunia startup
 
Sebagai sebuah perusahaan rintisan, tentunya setiap pengambilan keputusan akan dibarengi dengan risiko tertentu. Oleh karena itu, perusahaan startup akan membutuhkan seseorang yang berani bertindak dan mengambil risiko. 

Gesit

Mengingat fase kerja dalam industri startup cenderung lebih cepat dibandingkan perusahaan umumnya, maka kamu perlu gesit dalam bekerja. Semakin lama kamu menyelesaikan pekerjaan, semakin lama pula perusahaan dapat berkembang.
 
Makanya, perusahaan startup cenderung enggan memperkerjakan seseorang yang sering menunda-nunda pekerjaan.  Kamu bisa mengasah kemampuan ini dengan mulai membiasakan diri menyelesaikan pekerjaan sesegera mungkin setelah diberikan.  Dengan begitu, kamu pun bisa lebih teliti dan hasil pekerjaan menjadi lebih optimal. 

Kegigihan

Kegagalan merupakan hal yang umum kamu temukan saat bergelut dengan industri startup, contohnya seperti kegagalan mendapatkan target pengguna, kegagalan membangun strategi marketing yang menonjol di pasaran, dan sebagainya. Oleh karena itu, jika ingin bergelut dalam industri ini kamu perlu menjadi orang yang gigih dalam bekerja. 
 
Kemampuan ini bisa kamu asah dengan memiliki pola pikir bahwa kegagalan bukanlah akhir tetapi justru batu loncatan untuk lebih berkembang. Berkecil hati saat gagal hanya akan membuatmu kehilangan kesempatan untuk maju. Untuk itu, seseorang yang gigih bekerja akan sangat dilirik di industri ini. 

Kerja sama

Skill bekerja di startup selanjutnya yang perlu kamu miliki adalah kemampuan kerja sama yang baik. Saat bekerja di perusahaan rintisan nanti, kamu akan banyak melakukan brainstorming terkait terobosan untuk perkembangan perusahaan. 
 
Baca juga: 10 Jurusan Buat Kamu yang Bercita-cita Kerja di Startup
 
Nah, jika kamu memiliki skill kerja sama yang baik, terobosan tersebut akan mudah dilaksanakan karena koordinasi kamu dalam tim dan antar tim akan terlaksana dengan baik. Jika kamu kurang pandai kerja sama, besar kemungkinan terjadinya miscommunication yang nantinya akan menghambat pekerjaan. 

 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif