Ilustrasi menulis. Pexel
Ilustrasi menulis. Pexel

Buat Catatan Lebih Rapi dan Efisien dengan Teknik Cornell, Apa Itu?

Medcom • 31 Mei 2022 19:52
Jakarta: Saat mencatat materi yang disampaikan guru atau dosen di kelas, biasanya akan terlihat berantakan karena terburu-buru. Untuk membuat catatan lebih mudah dipahami, ada beberapa cara yang bisa diterapkan.
 
Beberapa di antaranya, menyusun mind map atau menggunakan pena banyak warna. Namun, selain kedua cara itu, terdapat satu teknik mencatat yang dinilai lebih efektif dan efisien. Cara tersebut dinamakan sebagai teknik Cornell.
 
Metode Cornell diciptakan oleh Walter Pauk dari Cornell University pada 1950-an. Apakah Sobat Medcom tertarik menerapkan teknik ini pada catatan yang berantakan? Simak tahapan mencatat dengan teknik Cornell berikut yang dikutip dari Ruangguru:

1. Bagi kertas catatan menjadi tiga bagian

Buatlah garis yang membagi kertas catatan menjadi tiga bagian. Garis pertama adalah garis horizontal dengan jarak 5 hingga 6 baris dari bagian bawah kertas. Sebaiknya, garis itu dibuat dengan pulpen atau spidol yang cukup tebal agar batasnya bisa dilihat dengan jelas.

Kemudian, buat garis vertikal dengan panjang sekitar 5 cm dari bagian kiri. Garis vertikal ini harus memanjang dari garis horizontal di bagian bawah catatan yang telah dibuat tadi hingga bagian atas kertas.
 
Ukuran ketiga bagian ini tidak sama, begitu pun dengan materi yang bakal dituliskan. Ketiga bagian catatan ini akan ditulis dengan materi yang berbeda.

2. Gunakan kolom paling besar untuk menulis catatan

Metode Cornell merupakan teknik mencatat yang hanya menggunakan kalimat-kalimat ringkas. Untuk itu, cukup masukkan poin-poin penting pada kolom di sisi kanan dengan ruang paling besar yang dihasilkan dari pembagian catatan menggunakan garis tadi.
 
Jangan gunakan kalimat-kalimat panjang atau menulis mentah-mentah semua hal yang diucapkan pengajar. Cobalah menulis dengan kalimat sendiri atau bisa menggunakan simbol untuk istilah tertentu. Agar catatan lebih ringkas, bisa juga membuat mind map pada kolom ini.

3. Gunakan kolom kecil untuk mencatat kata kunci atau pertanyaan

Pada kolom kecil yang terletak di sebelah kiri, bisa dituliskan kata kunci terkait materi yang telah ditulis. Selain itu, kolom kecil ini juga bisa digunakan untuk mencatat istilah-istilah asing yang baru diketahui.
 
Misalnya, Sobat Medcom sedang belajar Matematika mengenai Statistika. Pada kolom di sebelah kiri, bisa dituliskan istilah asing terkait materi, seperti “median”, “kuartil”, “simpangan”, dan lainnya. Kolom ini dapat digunakan untuk melihat topik secara garis besar.

4. Gunakan kolom paling bawah untuk menulis kesimpulan

Kolom paling bawah digunakan untuk menulis kesimpulan berupa inti utama dari materi yang dipelajari. Ini merupakan bagian dari metode Cornell yang mengharuskan untuk kembali mengulas topik yang telah dipelajari.
 
Simpulkan hal-hal yang sudah dicatat di kolom catatan dan kata kunci, kemudian buatlah kesimpulannya. Dengan begitu, Sobat Medcom bisa menguasai materi dengan lebih baik.
 
Itulah empat tahapan untuk membuat catatan lebih rapi dan efisien dengan teknik Cornell. Selamat mencoba! (Nurisma Rahmatika)
 
Baca: Guru, Terapkan 5 Hal Ini agar Tetap Semangat saat Mengajar
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan