Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Pakar Unpad: Ada Berkah di Balik Bahaya Gunung Api

Arga sumantri • 17 Januari 2022 10:28
Bandung: Guru Besar Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran (Unpad) Nana Sulaksana mengatakan, aktivitas gunung api sejatinya menyimpan potensi bahaya. Namun, ada berkah yang bisa dimanfaatkan manusia ataupun makhluk hidup lainnya.
 
Berkah pertama, kata dia, adalah sumber regenerasi tanah. Endapan vulkanik pascaerupsi merupakan penyubur wilayah pertanian. 
 
"Kalau tidak ada gunung api, tidak ada peremajaan kepada tanah di sekitarnya," kata Nana mengutip siaran pers Unpad, Senin, 17 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya, gunung berapi berperan sebagai penyedia komoditas air. Gunung api menghasilkan air cukup banyak dan bisa dimanfaatkan secara langsung. Bahkan, komoditas air tersebut banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku air minum kemasan. Sebab, air di wilayah gunung berapi sudah kaya akan mineral.
 
"Lain kalau di wilayah kapur dan sedimen, sudah pasti harus diolah dulu,” ujar Profesor Nana.
 
Baca: Ingat! Masa Sanggah Kuota SNMPTN 2022 Ditutup Hari Ini
 
Selain itu, gunung api juga memiliki banyak kandungan mineral yang dapat ditambang dan dimanfaatkan bagi aktivitas manusia. Di sisi lain, kawasan ini menyimpan energi panas bumi yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan energi panas bumi.
 
Manfaat lainnya adalah sebagai lokasi wisata untuk menambah pendapatan masyarakat hingga berperan dalam membentuk peradaban. Sejarah mencatat, beberapa kerajaan Nusantara berada di kaki gunung berapi. Tinggalan artefak seperti candi atau prasasti sebagian besar menggunakan sumber batu dari material gunung api.
 
Nana menjelaskan, kendati sering disebut sebagai bencana, erupsi gunung api adalah proses keseimbangan alamiah yang sudah terjadi beratus tahun lalu. "Erupsi gunung api adalah siklus alam yang harus terjadi agar bumi harmoni dan layak dihuni," ujarnya.
 
Aktivitas manusia di wilayah gunung api tetap harus mengedepankan mitigasi. Aktivitas pemantauan, penelitan, dan sosialisasi mitigasi gunung api ke masyarakat harus rutin dilakukan.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif