Kampus UGM. Foto: UGM/Humas
Kampus UGM. Foto: UGM/Humas

UGM Tuan Rumah PIMNAS ke-33

Pendidikan Pendidikan Tinggi Perguruan Tinggi UGM PIMNAS
Citra Larasati • 20 November 2020 16:06
Jakarta: Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-33 siap dimulai pada 25 November 2020 mendatang. PIMNAS kali ini akan diselenggarakan secara daring dan luring dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai tuan rumah.
 
Tahun ini PIMNAS akan diikuti 625 tim dari 101 perguruan tinggi di Indonesia. “Pada tahun ini konsep penyelenggaraannya agak berbeda, harus kita selaraskan dengan kondisi saat ini dengan mengubah dari luring ke daring. Persiapannya sudah 90 persen, venue yang digunakan untuk presentasi dan pameran poster juga sudah siap,” tutur Direktur Kemahasiswaan UGM, Suharyadi dalam, dalam keterangannya, Jumat, 20 November 2020.
 
PIMNAS merupakan tahap terakhir dari pelaksanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang menjadi wadah berskala nasional bagi mahasiswa untuk mempresentasikan dan saling berkomunikasi melalui produk kreasi intelektual. Program ini sendiri diluncurkan pada tahun 2001 oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud, sebagai upaya menumbuhkan, mewadahi, dan mewujudkan ide kreatif serta inovatif mahasiswa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada tahun ini, rangkaian acara PIMNAS akan dilangsungkan pada 25-28 November 2020 dan terbagi ke dalam empat kegiatan besar. Mulai dari acara pembukaan, kegiatan utama, kegiatan penunjang, dan penutupan.
 
“Yang akan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube UGM adalah pembukaan PIMNAS, acara lombanya sendiri yang terdiri dari 31 kelas, juga acara penutupan,” imbuh Suharyadi.
 
Kegiatan utama PIMNAS terdiri atas presentasi hasil kegiatan PKM secara daring serta pameran poster yang diselenggarakan secara luring. Presentasi PKM di kelas daring akan dihadiri oleh kelompok mahasiswa, dosen pendamping, peserta peninjau, dan tim juri yang meliputi tujuh bidang.
 
Baca juga:Enam Paten UGM Terima Anugerah HKI 2020
 
Ketujuh bidang ini meliputi PKM Penelitian (PKM-PE dan PKM-SH), PKM Kewirausahaan (PKM-K), PKM Pengabdian Masyarakat (PKM-M), PKM Penerapan Teknologi (PKM-T), PKM Karsacipta (PKM-KC), PKM Gagasan Tertulis (PKM-GT), serta PKM Gagasan Futuristik Konstruktif (PKM-GFK).
 
Di samping presentasi hasil PKM, dalam PIMNAS kali ini terdapat pula sejumlah kegiatan penunjang berupa pameran poster, sarasehan bidang kemahasiswaan, serta webinar atau stadium generale. UGM sendiri pada tahun ini kembali menjadi perguruan tinggi yang meloloskan jumlah tim terbanyak ke dalam gelaran PIMNAS.
 
Dari 700 proposal PKM yang diajukan UGM, 228 proposal di antaranya mendapatkan dana hibah pelaksanaan program, dan setelah melalui serangkaian seleksi terdapat 82 proposal PKM UGM yang dinyatakan lolos untuk berkompetisi di babak akhir PIMNAS 2020.
 
Kontingen UGM yang dinyatakan lolos melaju ke PIMNAS ke-33 meliputi 28 tim PKM Penelitian Eksakta, 10 tim Penelitian Sosial Humaniora, sembilan tim PKM Karsa Cipta, serta delapan tim PKM Kewirausahaan. Berikutnya, enam tim PKM Pengabdian Masyarakat, enam tim PKM Teknologi, 11 tim PKM Gagasan Tulis dan 4 tim PKM Gagasan Futuristik Konstruktif.
 
Suharyadi mengungkapkan, dengan jumlah tim yang cukup banyak, ia berharap pada PIMNAS tahun ini UGM dapat mempertahankan gelar juara umum untuk tiga tahun berturut-turut setelah sebelumnya UGM juga meraih juara umum pada PIMNAS tahun 2018 dan 2019.
 
“Sebagai tim dengan peserta terbanyak tentunya kami juga berharap banyak untuk meraih kesuksesan. Harapan kami trofi juara tetap ada di Bulaksumur,” ucapnya.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif