Rektor ITS Prof Mochamad Ashari saat mencoba sensor suhu badan yang ada di robot RAISA HCU. Dokumentasi Humas ITS
Rektor ITS Prof Mochamad Ashari saat mencoba sensor suhu badan yang ada di robot RAISA HCU. Dokumentasi Humas ITS

RAISA, Robot Pelayan Pasien Covid-19 Ciptaan ITS-RSUA Dipercanggih

Pendidikan Virus Korona Riset dan Penelitian
Arga sumantri • 12 Mei 2020 11:59
Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya bersama Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) menambah sejumlah fitur kepada dua unit Robot Medical Assistant ITS-Airlangga (RAISA). Hal ini jadi bagian pengembangan robot untuk menggantikan tenaga medis dalam menangani pasien virus korona (covid-19) itu.
 
Rektor ITS Mochamad Ashari menjelaskan dua robot ini masing-masing akan bekerja pada ruang Intensive Care Unit (ICU) dan High Care Unit (HCU). "Robot ini memiliki karakteristik teknis yang disesuaikan dengan kebutuhan pada masing-masing ruangan," kata Ashari mengutip laman ITS, Selasa, 12 Mei 2020.
 
Ruang ICU berisi pasien yang berada dalam keadaan pasif sampai tidak sadarkan diri. Dengan begitu, RAISA yang bekerja di ruang ICU akan fokus pada pengamatan dan monitor kondisi vital pasien. Robot yang bertugas di ruang HCU memiliki fitur komunikasi seperti sebelumnya dan fitur tambahan untuk melakukan sensor denyut jantung, infus, dan saturasi oksigen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu tim peneliti RAISA, Rudy Dikairono menambahkan, fitur kamera RAISA di ICU diganti dengan resolusi lebih tinggi guna memantau kondisi pasien secara langsung. Kamera ini memiliki fitur Pan-tilt-zoom (PTZ) yang memungkinkannya untuk berputar 360 derajat seperti kamera surveillance.
 
"Kamera ini kita beli kemudian dimodifikasi penempatan dan kontrolnya agar bisa terhubung ke joystick yang ada di ruang operator," kata Rudy.
 
Sedangkan di ruang HCU, RAISA ditambahkan beberapa sensor untuk suhu dan kadar oksigen. Sensor ini sudah menggunakan IoT dan akan dibuatkan database di server, sehingga masing-masing pasien memiliki datanya masing-masing.
 
Baca:Robot RAISA Siap Bantu Tim Medis Covid-19 di RS Unair
 
Dua RAISA ini juga memiliki proximity sensor (sensor jarak) dan akan mendeteksi benda yang menghambat atau menghalangi jalannya robot. Jika ada halangan, RAISA akan memberikan peringatan suara dan akan ada juga peringatan di layar monitor operator.
 
"Sensor ini bisa mendeteksi sampai jarak tiga meter, namun akan berhenti jika hambatan berjarak 50-75 sentimeter," jelas dosen Teknik Elektro ini.
 
Selain itu, Rudy dan timnya mengembangkan pintu otomatis yang akan membukakan jalan kepada RAISA. Ruang isolasi terbagi menjadi tiga, yaitu ruang bersih, ruang antara, dan ruang infeksi. Pintu otomatis akan dipasang untuk menghubungkan ruang antara dengan ruang infeksi, di mana pasien dirawat.
 
"Pintu yang awalnya manual akan dimodifikasi, sehingga pintu bisa dibukakan melalui ruang operator, dan sudah terintegrasi dengan software robot," tambah Rudy.
 
Direktur Utama RSUA Nasronudin menyatakan fitur-fitur tambahan ini sangat membantu para tenaga medis dalam menjalankan tugasnya. Lewat fitur baru, RAISA bisa membantu tenaga medis mengamati denyut jantung, jenis dan jumlah tetesan infus, produksi urin, dan saturasi oksigen di ruang ICU.
 
"Di ruang HCU kita juga bisa mengukur suhu pasien, juga bisa berinteraksi dengan pasien," kata Nasronudin.
 
Nasronudin interaksi antara tenaga medis dengan pasien secara langsung akan berkurang sehingga menurunkan risiko tertular covid-19. Robot ini disebut bisa pula membantu mengurangi kebutuhn Alat Pelindug Diri (APD) yang jumlahnya terbatas.
 
"Pasien juga bisa lebih banyak beristirahat sehingga mengurangi stres dan mempercepat proses penyembuhan," ungkap Nasronudin.
 
Nasronudin juga berharap teknologi modern karya anak bangsa seperti robot pembantu tenaga medis ini bisa diproduksi nasional, dan digunakan di berbagai rumah sakit di Indonesia. "Sehingga kita bisa mengurangi impor teknologi dari luar negeri, dan juga para tenaga medis bisa bekerja dengan aman," tutur Nasronudin.
 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif