Ketua Konsorsium Covid-19 Kemenristek/BRIN, Ali Ghufron Mukti. Foto: Medcom.id
Ketua Konsorsium Covid-19 Kemenristek/BRIN, Ali Ghufron Mukti. Foto: Medcom.id

Kemenristek Pantau Perkembangan Obat Herbal Covid-19 Hadi Pranoto

Pendidikan Virus Korona Riset dan Penelitian Hadi Pranoto
Ilham Pratama Putra • 03 Agustus 2020 14:48
Jakarta: Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) bakal memantau perkembangan klaim obat herbal covid-19 milik Hadi Pranoto. Setiap perkembangan tentang obat itu nantinya akan disampaikan ke publik.
 
"Kemenristek akan terus memantau dan menindaklanjuti berita/isu ini, serta akan terus memperbarui informasi sesuai data terkini terkait dengan riset dan inovasi untuk percepatan penanganan covid-19," kata Ketua Konsorsium Covid-19 Kemenristek/BRIN, Ali Ghufron Mukti, kepada Medcom.id, Senin, 3 Agustus 2020.
 
Pemantauan ini dilakukan agar obat itu tak sembarangan digunakan masyarakat. Sabab, obat itu belum melalui uji klinis oleh pihaknya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), maupun Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Klaim Obat Covid-19 Hadi Pranoto, Kemenristek Minta Masyarakat Hati-hati
 
Terkait apakah, pihaknya akan turut serta dalam pelaksanaan uji klinis temuan Hadi, Ghufron tak menerangkan secara gamblang. Hanta saja, menurutnya, uji klinis akan dilakukan jika mendapat persetujuan.
 
"Dan setiap pelaksanaan uji klinis harus mendapatkan persetujuan pelaksanaan uji klinis seperti oleh BPOM dan ethical clearance yang dikeluarkan oleh Komisi Etik," sambung mantan Wakil Menteri Kesehatan ini.
 
Lebih lanjut, Ghufron meminta masyarakat tetap berhati-hati atas temuan itu. Sebab temuan Hadi, bersifat pribadi, dan Hadi bukanlah salah satu anggota peneliti konsorsium dalam tim pengembangan herbal imunomodulator yang dibentuk Kemenristek/Brin.
 
"Saya mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dengan isu yang menyebutkan bahwa telah ditemukan obat herbal untuk pencegahan covid-19," terang Ghufron.
 
Baca juga:Obat Covid-19 Hadi Pranoto Tak Pernah Digunakan di Wisma Atlet
 
Meski begitu, pihaknya mengapresiasi langkah Hadi jika dilakukan dengan prosedur yang tepat. Sebab Indonesia sendiri tengah gencar meracik antivirus maupun obat covid-19 secara mandiri.
 
"Kemenristek melalui Konsorsium Riset dan Inovasi untuk Percepatan Penanganan Corona Virus Disease, selalu menghargai dan mengapresiasi setiap upaya riset dan inovasi melalui prosedur tertentu untuk dapat menangani pandemi covid-19 yang sangat membebani ini," tegas mantan Dirjen Sumber Daya Pendidikan Tinggi, Kemenristekdikti ini.
 
Baca juga:Hadi Pranoto Tidak Pernah Jadi Peneliti Covid-19 di Kemenristek
 
Diketahui musisi, Erdian Aji Prihartanto atau kerap disapa Anji, merilis sebuah video terkait obat covid-19 dalam akun Youtube-nya. Video itu menuai kontroversi dan menjadi perbincangan di lini masa.
 
Pasalnya, video yang diunggah Sabtu 1 Agustus 2020 itu, mengklaim obat herbal sebagai pencegah covid-19. Obat bernama “Antibodi Covid-19” disuarakan pakar mikrobiologi, Hadi Pranoto, yang menjadi narasumber dalam video tersebut.
 
Diketahui musisi Erdian Aji Prihartanto atau kerap disapa Anji Manji, merilis sebuah video terkait obat covid-19 dalam akun YouTube Dunia Manji. Video itu menuai kontroversi dan menjadi perbincangan di lini masa.
 
Pasalnya, video yang diunggah Sabtu 1 Agustus 2020 itu, mengklaim obat herbal sebagai pencegah covid-19. Obat bernama “Antibodi Covid-19” disuarakan orang yang mengaku pakar mikrobiologi, Hadi Pranoto sebagai narasumber dalam video tersebut. Video tersebut kini telah dihapus oleh pihak YouTube setelah ramai-ramai dilaporkan oleh warganet.

 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif