peluncuran Padjadjaran Swab PCR Test. Foto: Dok. Unpad
peluncuran Padjadjaran Swab PCR Test. Foto: Dok. Unpad

Biaya Tes Swab PCR Padjadjaran di Bawah Rp900 Ribu

Citra Larasati • 29 April 2021 19:20
Jakarta:  Universitas Padjadjaran (Unpad) memiliki penambahan fasilitas layanan tes swab beserta laboratorium pemeriksaan sampel PCR.  Tes Swab PCR ini menyediakan layanan pemeriksaan PCR cepat dengan harga yang lebih terjangkau dari biaya tes PCR pada umumnya.
 
Layanan bertajuk Padjadjaran Swab PCR Test dikembangkan atas kerja sama Institut Pembangunan Jawa Barat atau Injabar Unpad dengan Klinik Akademik Unpad dan LG International Indonesia.
 
Dirut Injabar Unpad, Keri Lestari mengatakan, peluncuran Padjadjaran Swab PCR Test menyediakan layanan pemeriksaan PCR dengan cepat dan memiliki harga lebih terjangkau dari biaya tes PCR pada umumnya. Ia memastikan, layanan pemeriksaan PCR di Padjadjaran Swab PCR Test akan selesai di hari yang sama atau maksimal 24 jam.

“Kami mencari solusi bagaimana caranya supaya layanan tersebut bisa diberikan secara cepat dan terjangkau. Alhamdulillah ini harganya di bawah Rp900 ribu,” kata Keri, Kamis, 29 April 2021.
 
Guru Besar Fakultas Farmasi Unpad ini melanjutkan, layanan pengambilan sampel PCR ditempatkan di beberapa titik, yaitu Klinik Kesehatan Unpad di Bandung, Klinik Kesehatan Unpad di Jatinangor, dan Gedung Injabar Unpad di Jalan Banda No. 40, Bandung.
 
Baca juga:  Atasi Polusi Udara, Mahasiswa ITS Buat Inovasi EvoGreen
 
Bekerja sama dengan Pemprov dan PT. Jaswita, pihaknya berencana membuka titik pengambilan sampel di wilayah lain, bahkan hingga di luar Kota Bandung.
 
Nantinya, sampel akan langsung dibawa untuk diuji di Laboratorium BSL-2 yang sudah tersedia di Klinik Kesehatan Unpad di Bandung. Bila lokasi pengambilan sampel dilakukan di Kota Bandung, maka hasil akan keluar di hari yang sama.
 
Sementara bagi sampel dari luar Bandung akan selesai maksimal 24 jam setelah pengambilan.  Pemeriksaan PCR di Padjadjaran Swab PCR Test dikenakan biaya sebesar Rp780 ribu.  Keri menerangkan, biaya ini lebih terjangkau dari standar biaya PCR pada umumnya.
 
"Bahkan, beberapa layanan pemeriksaan PCR dengan hasil satu hari bisa menghabiskan biaya di atas Rp 1 juta." kata Keri.
 
Berbasis Aplikasi
 
Laboratorium Padjadjaran Swab PCR Test bisa melakukan pengujian hingga 1.000 sampel per harinya. Untuk melakukan tes, peserta melakukan registrasi terlebih dahulu di aplikasi Indonesia Test, Trace, and Isolation (InaTTI).
 
Keri memaparkan, aplikasi InaTTI merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh dosen dari Fakultas Farmasi Unpad. Fungsi utama aplikasi ini adalah melakukan tracing dan pendampingan isolasi mandiri oleh para apoteker.
 
“Jika memang saat nanti didapatkan hasil positif (PCR) besar, maka tidak semuanya harus datang ke rumah sakit. (Lewat aplikasi ini) kalau ada yang tidak bergejala bisa isolasi mandiri tapi nanti didampingi oleh tenaga apoteker,” kata Keri.
 
Adanya aplikasi ini diharapkan menjadi solusi integrasi dalam menguatkan 3T sesuai program pemerintah.  Laboratorium ini juga memiliki tenaga terampil dari Klinik Akademik Unpad, sehingga proses pengujian sampel diharapkan lebih cepat.
 
Dalam acara peluncuran tersebut, Rektor Unpad mengapresiasi adanya fasilitas baru dari pemeriksaan sampel PCR di Unpad. Menurutnya, fasilitas ini membuktikan bahwa inovasi perguruan tinggi akan semakin bermanfaat bila dikolaborasikan dengan pihak industri.
 
“Unpad mampu menghasilkan karya inovasinya atas dasar kolaborasi. Artinya Unpad dipercaya pihak lain,” kata Rina.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan