Ilustrasi: MI/Rommy Pujianto
Ilustrasi: MI/Rommy Pujianto

Apa Itu Research Gap? Begini Cara Menemukannya dalam Penelitian

Citra Larasati • 16 November 2022 17:40
Jakarta:  Dosen dan peneliti dari Departemen Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (Unair), Sulistya Rusgianto SE MIF PhD menjelaskan, sebuah penelitian memiliki proses besar dan dimulai dari bidang minat. Maka hal awal yang perlu dilakukan adalah menentukan bidang riset.
 
Langkah berikutnya adalah observasi dan preliminary study atau kajian awal.  “Kajian awal bisa dilakukan dengan cara melihat jurnal terbaru, mencari data dan informasi terbaru serta sebagainya,” ujar Sulistya dilansir dari laman Unair, Rabu, 16 November 2022.

Research Gap

Kemudian, peneliti perlu menentukan masalah yang akan diteliti, dilanjutkan dengan critical literature review dan research gap. Research gap adalah celah penelitian yang dapat dimasuki oleh seorang peneliti berdasarkan pengalaman atau penelitian terdahulu. Peneliti juga perlu memilih strategi research gap yang sesuai.
 
Sulistya menjelaskan, research gap dapat dibangun dengan tiga hal yaitu, ide baru, data baru dan metode baru. Dosen FEB tersebut juga memberikan tips atau cara untuk menemukan dan belajar menyusun kesenjangan penelitian dari artikel jurnal.

Pertama, adalah menelaah abstrak dan memperhatikan bagian tujuan, metode, temuan dan implikasi. Dari sini peneliti dapat mengetahui apakah jurnal tersebut sesuai dengan topik penelitiannya.
 
Kedua, jika sudah sesuai, maka berlanjut ke introduction atau background of study dan mencari kata kunci seperti ‘gap’, ‘however’, ‘not addressed’, ‘lack of’ untuk membangun research gap milik diri sendiri. “Kata-kata however, not addressed dan sebagainya itu berarti adalah masalah yang belum dijawab, maka gunakan temuan tersebut untuk membangun research gap atau mencari celah permasalahan atau metode yang belum disentuh oleh peneliti lain tersebut,” jelas peneliti sekaligus Dosen FEB itu.
 
Tips yang ketiga adalah peneliti bisa menemukan kalimat atau kata kunci berupa saran untuk peneliti selanjutnya yang biasanya terdapat pada bagian kesimpulan jurnal. Kalimat atau kata kunci tersebut bisa berupa kekurangan atau limitasi dari penelitian. Contoh kalimat bisa seperti, suggestions for future research, limitation of the study dan sebagainya.
 
Guna meningkatkan keterampilan penelitian menuju generasi milenial dengan bakat menulis yang lebih baik, Divisi Keilmuan Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam Universitas Airlangga menyelenggarakan workshop bertajuk Research Camp. 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan