Namun, tahukah Sobat Medcom bahwa ikan lokal yang murah meriah, yakni Ikan Kembung, ternyata memiliki nutrisi yang lebih unggul?
Melansir unggahan resmi instagram Direktorat Sekolah Menengah Atas (SMA) Kemendikdasmen @direktorat.sma, stigma bahwa makanan sehat harus mahal ternyata tidak sepenuhnya benar. Faktanya, Ikan Kembung juga menyimpan segudang keunggulan dibandingkan Salmon impor.
Kembung vs Salmon
Berdasarkan data perbandingan nutrisi per 100 gram, Ikan Kembung menang telak di beberapa indikator vital, khususnya Omega-3 dan Protein.- Omega-3: Ini adalah kejutan terbesar. Ikan Kembung mengandung 2,6 gram Omega-3, hampir dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan Salmon yang hanya memiliki 1,4 gram.
- Protein: Untuk pembentukan otot dan regenerasi sel, Kembung unggul tipis dengan 21,4 gram, sementara Salmon mengandung 19,9 gram.
- Zat Besi: Kembung mengandung 0,9 mg zat besi, lebih tinggi dari Salmon yang hanya 0,77 mg.
- Kolesterol dan Lemak: Bagi yang menjaga kolesterol, Kembung lebih aman dengan kandungan kolesterol 33 mg (Salmon 52 mg) dan total lemak lebih rendah yakni 2,3 gram (Salmon 3,45 mg).
Nutrisi ini sangat vital untuk:
- Kesehatan Otak: Mendukung perkembangan kognitif anak dan mencegah demensia pada lansia.
- Jantung: Membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
- Persendian: Sifat anti-inflamasi pada Omega-3 membantu menguatkan persendian dan mengurangi peradangan.
Menang di Gizi, Menang di Dompet
Selain faktor nutrisi, Direktorat SMA Kemendikdasmen menyoroti keunggulan praktis dari Ikan Kembung.- Lebih Segar: Kembung adalah ikan lokal yang mudah didapat dalam kondisi segar di pasar tradisional. Sebaliknya, Salmon yang beredar mayoritas adalah produk impor yang dibekukan dan menempuh perjalanan jauh.
- Ramah di Kantong: Harga Kembung jauh lebih terjangkau dibandingkan Salmon yang harganya bisa berkali-kali lipat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News