Ilustrasi.  Foto:  MI/Rommy Pujianto
Ilustrasi. Foto: MI/Rommy Pujianto

Perlukah Vaksinasi Covid-19 Dilakukan Berkala? Ini Jawaban Eijkman

Pendidikan Virus Korona Riset dan Penelitian vaksin covid-19
Ilham Pratama Putra • 14 Oktober 2020 18:34
Jakarta: Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman belum dapat memastikan apakah vaksin covid-19 perlu diberikan secara berkala (booster). Sebab belum ada kajian mengenai booster vaksin covid-19 tersebut.
 
"Apakah perlu dilakukan booster per enam bulan sekali atau setahun sekali? Saat ini belum ada satu produk vaksin (covid-19) di dunia ini yang bisa menentukan apakah harus di-booster," kata Kepala LBM Eijkman, Amin Soebandrio dalam diskusi daring "Vaksin Merah Putih: Tantangan dan Harapan", Rabu, 14 Oktober 2020.
 
Hal ini belum ditentukan, karena penelitian terkait covid-19 masih minim. Tak ada pengalaman mengenai pembuatan vaksin covid-19, dan bagaimana kebutuhan vaksin tersebut dalam tubuh.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena ini masih baru, jadi belum ada yang punya pengalaman sampai tahunan," sambung Amin.
 
Namun dia memperkirakan, jika satu orang bakal menerima vaksin covid-19 sebanyak dua dosis. Yang jelas, kata Amin, masyarakat harus mau diberikan vaksin covid-19 ini.
 
"Kita mesti harmonisasi semua lini agar bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat mengenai vaksin ini. Juga menghindari penolakan terhadap vaksin. Karena (virus covid-19) ini sangat berisiko tinggi," lanjut dia.
 
Baca juga:Ogah Bergantung Vaksin Impor, Pemerintah Kebut Vaksin Merah Putih
 
Pihaknya ingin memastikan masyarakat bisa menaruh kepercayaan pada penelitian. Hingga memastikan jumlah vaksin bisa dipenuhi.
 
"Kita harus memastikan masyarakat juga menaruh kepercayaan, kita harus memastikan kebutuhan vaksin terpenuhi dalam jumlahnya, kualitasnya, harganya, dan juga waktunya," tutup dia.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif