Sepeda listrik tenaga surya buatan mahasiswa UMM. DOK website muhammadiyah.or.id
Sepeda listrik tenaga surya buatan mahasiswa UMM. DOK website muhammadiyah.or.id

Mahasiswa UMM Ciptakan Sepeda Listrik Tenaga Surya

Renatha Swasty • 20 Januari 2023 13:45
Jakarta: Penggunaan sumber energi ramah lingkungan terus didorong di tengah pemanasan global. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tak mau ketinggalan dengan menciptakan sepeda listrik tenaga surya.
 
“Jika angkatan sebelumnya belum berhasil menstabilkan daya yang masuk, Alhamdulillah tim kami berhasil menemukan dan memecahkan permasalahan tersebut,” ujar salah satu anggota tim, Brilly Eldon Fachrudin, dikutip dari laman muhammadiyah.or.di, Jumat, 20 Januari 2023.
 
Brilly menjelaskan cara kerja sepeda tenaga surya tersebut. Energi dari cahaya matahari yang masuk ke panel akan langsung ke aki, kemudian ke mesin selanjutnya controller menghubungkan antara dinamo dan setelan gas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Dari cahaya matahari disambungkan ke controller untuk menstabilkan arus daya masuknya ke aki, sedangkan dari aki nanti masuk ke mesin lagi di controller. Ini untuk menghubungkan antara dinamo dan setelan gasnya agar arus yang dikeluarkan oleh akinya nanti stabil,” papar Brilly.
 
Brilly menyebut tim menguji coba pada malam hari, di mana tidak ada cahaya matahari atau arus yang masuk. Mereka menggunakan cahaya matahari yang telah terlebih dulu disimpan pada siang hari sampai penuh.
 
Uji coba berhasil dilakukan dengan perjalanan sekitar 12 km, yaitu dari Sawojajar ke Kampus III UMM di Jalan Raya Tlogo Mas. Perjalanan menghabiskan tiga bar daya dari total 5 bar keseluruhan yang tersedia.
 
Mahasiswa UMM Ciptakan Sepeda Listrik Tenaga Surya
Tim pembuat sepeda listrik tenaga surya mahasiswa UMM. DOK webiste muhammadiyah.or.id
 
Listrik yang dihasilkan dari cahaya matahari tidak hanya menghasilkan arus untuk jalannya sepeda, melainkan juga dapat menyalakan lampu pada sepeda. Selain itu, Brilly dan tim juga mengubah peletakan pedal yang awalnya pada roda belakang, diganti ke depan agar berkerja dengan semestinya serta agar mesin tidak mudah rusak.
 
“Manfaatnya adalah untuk mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, penghematan listrik, dan pemanfaatan energi matahari. Penggunaan jangka panjang juga lebih efisien, terutama penggunaan jarak tempuh dekat,” tutur Brilly.
 
Dia berharap inovasi ini dapat menjadi salah satu ikhtiar manusia menjaga bumi dari polusi udara penyebab kendaraan bermotor. Ke depan, Brilly dan tim ingin inovasi ini dapat digunakan universal.
 
Mereka berencana mengembangkan produk agar mesin yang digunakan tersebut dapat diaplikasikan di berbagai sepeda lain. Kepala Laboratorium Teknik Industri UMM, Rahmat Wisnu Wardana, mengungkapkan ide sepeda listrik yang diangkat kelompok Brilly menarik perhatian ketimbang produk lain di Product Development Exhibition 2023. Bukti nyata dari hasil terobosan 10 anak muda ini menjadi hal pertama yang mencuri kagumnya.
 
“Mereka bahkan sudah melakukan uji coba dari Sawojajar ke UMM kampus III tanpa mengayuh sama sekali. Itu satu hal yang keren. Apalagi pada umumnya sepeda listrik beroperasi dengan menggunakan pengecasan langsung dengan menghubungkan pada daya, sedangkan karya ini menggunakan tenaga surya," ujar dia.
 
Baca juga: Ali Fauzi, Mantan Narapidana Teroris Raih Doktor di UMM

 
(REN)




LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif