Kelas Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing oleh KBRI Helsinki digelar dalam dua tahap sepanjang 2022. DOK Kemenlu RI
Kelas Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing oleh KBRI Helsinki digelar dalam dua tahap sepanjang 2022. DOK Kemenlu RI

Pakar UNS: Potensi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Resmi ASEAN Sangat Besar

Ilham Pratama Putra • 07 April 2022 15:02
Jakarta: Pakar bahasa dari Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Henry Yustanto, menilai bahasa Indonesia berpotensi besar menjadi bahasa resmi ASEAN. Hal itu dilihat dari berbagai aspek.
 
"Menurut saya potensinya itu sangat besar. Saat ini juga bahasa Indonesia bukan hanya digunakan di ASEAN, di berbagai negara penuturnya itu sudah banyak," kata Henry kepada Medcom.id, Kamis, 7 April 2022.
 
Dia menyebut potensi itu muncul karena sejumlah upaya yang dilakukan pemerintah. Henry menuturkan banyaknya sebaran penutur bahasa Indonesia tak lepas dari program pemerintah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Upaya pemerintah sendiri sudah banyak, misalnya pemerintah itu selalu mengundang mahasiswa asing untuk diberi beasiswa untuk belajar di Indonesia," kata dia.
 
Hal itu, kata Henry, dapat memperkenalkan bahasa hingga budaya Indonesia. Dari situlah salah satunya bahasa Indonesia mulai tersebar.
 
"Bahkan sekarang sampai Eropa timur sudah maju sekali penggunaan bahasa Indonesia," tutur dia.
 
Sebelumnya, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menolak usulan bahasa Melayu sebagai bahasa resmi ASEAN. Usulan itu disampaikan Perdana Menteri Malaysia Dato' Sri Ismail Sabri Yaakob dalam lawatannya ke Indonesia.
 
Nadiem menilai bahasa Indonesia lebih layak digunakan sebagai bahasa resmi ASEAN. Hal itu mempertimbangkan keunggulan historis, hukum, dan linguistik.
 
"Sudah selayaknya bahasa Indonesia duduk di posisi terdepan dan jika memungkinkan menjadi bahasa pengantar untuk pertemuan-pertemuan resmi ASEAN,” tegas Nadiem dalam keterangan tertulis, Senin, 4 April 2022.
 
Baca: Tolak Bahasa Melayu Sebagai Bahasa Resmi ASEAN, Nadiem: Bahasa Indonesia Lebih Layak
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif