Dirjen PAUD Dasar, Nonformal, Informal Gogot Suharwoto. Foto: Ilham Pratama/Medcom..id
Dirjen PAUD Dasar, Nonformal, Informal Gogot Suharwoto. Foto: Ilham Pratama/Medcom..id

Dari 2.068 Pendaftar, 1.360 Siswa Resmi Lolos Angkatan Pertama SNT 2026

Ilham Pratama Putra • 10 Agustus 2026 11:42
Ringkasnya gini..
  • Sebanyak 1.360 siswa lolos seleksi dari total 2.068 pendaftar SNT tahun ajaran 2026/2027 (tingkat kelulusan 65,8%).
  • Calon siswa yang lolos terbagi rata untuk dua jenjang pendidikan, yakni 680 siswa SMP dan 680 siswa SMA.
  • Para siswa terpilih menjadi angkatan pertama yang tersebar di 17 lokasi SNT yang resmi beroperasi tahun ini.
Jakarta: Sebanyak 2.068 calon siswa mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Tahun Ajaran 2026/2027. Dari ribuan pendaftar tersebut, hanya 1.360 siswa yang dinyatakan lolos dan menjadi Angkatan Pertama SNT.
 
Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal (PAUD Dikdas dan PNFI) Gogot Suharwoto mengatakan peserta yang lolos terbagi rata untuk jenjang SMP dan SMA. Siswa yang lolos dibagi berdasarkan jenjang pendidikan yang tersedia di SNT. 
 
"Yang mendaftar 2.068, telah lulus 1.360. Kuota untuk anak-anak kita terdiri dari 680 murid SMP dan 680 murid SMA," kata Gogot dalam Kegiatan Pembukaan MPLS SNT, Senin, 10 Agustus 2026.

Sekitar 708 pendaftar tidak masuk dalam daftar siswa yang diterima. Sehingga, tingkat kelulusan peserta SPMB SNT berada di kisaran 65,8 persen.
 
Para peserta yang lolos akan menjadi siswa Angkatan Pertama SNT Tahun Ajaran 2026/2027. Mereka tersebar di 17 lokasi SNT yang mulai beroperasi pada tahun ini.
 
 
Baca juga: Sekolah Nasional Terintegrasi Mulai Beroprasi di 17 Titik, Ini Lokasinya  

 
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut siswa yang lolos SNT sebagai murid-murid terpilih yang akan menjadi pionir program tersebut. Ia meminta para siswa mengikuti proses pembelajaran dengan semangat dan penuh kegembiraan.
 
"Kalian adalah murid-murid yang terpilih untuk mengikuti program Sekolah Nasional Terintegrasi ini," ujar Mu'ti.
 
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua yang telah mempercayakan anak-anaknya mengikuti program SNT. Menurut dia, siswa, guru, dan kepala daerah memiliki peran penting dalam tahap awal penyelenggaraan SNT.
 
"Selamat belajar, ikuti kegiatan dengan semangat, belajar dengan gembira, belajar dengan penuh suka cita karena masa depan kalian dimulai dari Sekolah Nasional Terintegrasi ini," tutur Mu'ti.
 
Baca juga: Sekolah Nasional Terintegrasi Dapat Anggaran Rp 7,21 Triliun pada 2027  

 
Pemerintah telah menetapkan 37 lokasi yang akan dibangun SNT pada 2026. Dari jumlah tersebut, 17 lokasi mulai beroperasi pada Tahun Ajaran 2026/2027.
 
Penetapan lokasi dilakukan setelah pemerintah menerima usulan dari 114 kabupaten/kota dan provinsi. Usulan tersebut kemudian melalui proses verifikasi, validasi, dan kunjungan lapangan sebelum ditetapkan.
 
SNT 2026/2027 menjadi tahap awal pengembangan program pendidikan tersebut. Pemerintah juga telah menyiapkan kepala sekolah, guru, bahan ajar, Learning Management System (LMS), serta perangkat pembelajaran digital.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan