Mendikdasmen Abdul Mu'ti, menyebut Sekolah Nasional Terintegrasi masuk dalam daftar program prioritas nasional. Program itu pun akan diupayakan dapat berjalan mulai tahun depan.
"Sekolah nasional terintegrasi sebesar Rp 7,21 triliun rupiah, " kata Mu'ti dalam Raker Komisi X DPR RI, dikutip Kamis 18 Juni 2026.
| Baca juga: Pemerintah Siapkan 100 Sekolah Terintegrasi Nasional di 2026, Tidak Berasrama dan Gratis |
Menurut dia, program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pembelajaran. Sekaligus pemerataan akses pendidikan bermutu di berbagai daerah.
Selain program tersebut, pemerintah juga mengalokasikan dana untuk pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan. Termasuk juga ada alokasi untuk digitalisasi pembelajaran, peningkatan kesejahteraan guru, serta Program Indonesia Pintar.
Sekolah Nasional Terintegrasi menjadi salah satu program unggulan Kemendikdasmen di 2027. Program ini sebelumnya juga masuk dalam agenda pembangunan pendidikan nasional 2026.
Lebih lengkap, apa saja program prioritas Kemendikdasmen 2027? Berikut informasinya!
Program prioritas pendidikan 2027
Pelaksanaan Wajib Belajar 13 Tahun- Revitalisasi satuan pendidikan.
- Penanganan anak tidak sekolah (ATS).
- Program Indonesia Pintar (PIP).
- Pemerataan layanan satu tahun prasekolah.
- Digitalisasi pembelajaran.
- Sekolah Nasional Terintegrasi.
- Peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru.
- Pembelajaran mendalam (deep learning).
- Coding dan kecerdasan artifisial (AI).
- Tes Kemampuan Akademik (TKA).
- Pengembangan talenta dan prestasi.
- Penguatan karakter melalui Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
- Peningkatan kualitas layanan SMK.
- Pendidikan kecakapan kerja.
- Pendidikan kewirausahaan.
- Kemitraan vokasi dengan industri.
- Pelestarian bahasa daerah.
- Pemartabatan bahasa Indonesia.
- Penginternasionalan bahasa Indonesia.
| Baca juga: 100 Sekolah Unggul Non-Asrama Siap Dibangun, Abdul Mu'ti: Tahun Ini Dimulai |
Sebelumnya, pemerintah berencana menyediakan Sekolah Nasional Terintegrasi pada tahun 2026. Rencananya, akan ada 100 Sekolah Nasional Terintegrasi yang bakal ditetapkan pada tahun ini.
"Tahun ini direncanakan kita akan bangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi," kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti dalam konferensi pers di Istana Negara, Kamis 11 Juni 2026.
Mengutip laman Kemenko PMK, Sekolah Nasional Terintegrasi adalah model layanan pendidikan modern dari pemerintah Indonesia yang menyatukan jenjang mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK dalam satu kawasan dan sistem tata kelola yang terpadu. Program ini bertujuan memeratakan mutu pendidikan yang inklusif dan bebas biaya.
Mu'ti menjelaskan, tidak semua Sekolah Nasional Terintegrasi bangunan baru. Saat ini sudah ada 36 sekolah yang akan diseleksi untuk menjadi Sekolah Nasional Terintegrasi.
"Sudah ada usulan-usulan sekolah yang masuk dari 36 yang sudah kami seleksi," terang Mu'ti.
Di samping itu, akan ada bangunan milik Kemendikdasmen yang akan dijadikan Sekolah Nasional Terintegrasi. Termasuk bangunan di lingkungan Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajem Paser Utara, Kalimantan Timur.
"Tahun ini nanti akan kami mulai, insyaallah lima itu kami buka di balai-balai yang dimiliki oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kemudian ada satu yang di IKN," jelasnya.
Sedangkan, Sekolah Nasional Terintegrasi dengan banguanan baru diperkirakan ada 9. Daerahnya pun sudah diseleksi.
"Kemudian sembilan yang nanti kita bangun baru di daerah yang sudah diseleksi," ungkap Mu'ti.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda