Kompetensi Ahli Bahasa Indonesia Harus Ditingkatan

Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Mulai Luntur

Intan Yunelia 12 Juli 2018 08:50 WIB
Kemampuan Berbahasa
Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Mulai Luntur
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Medcom.id/Intan Yunelia.
Jakarta: Kebutuhan akan ahli bahasa yang tersertifikasi kian tinggi.  Tidak hanya karena penggunaan berbahasa Indonesia yang baik dan benar mulai luntur, namun juga semakin banyak pekerjaan yang membutuhkan kompetensi ahli bahasa.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa meningkatkan kualitas para ahli bahasa. Hal ini bertujuan agar kualitas dan kebiasaan berbahasa Indonesia tetap terjaga.

“Semoga dengan hadirnya para ahli bahasa yang tesertifikasi, mutu penggunan bahasa Indonesia kian terjaga dan pada akhirnya akan meningkatkan martabat bahasa Indonesia,” kata Muhadjir di Hotel Kartika candra di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu 11 Juli 2018.

Baca: Mutasi Guru Dimulai Tahun Ajaran Baru

Mantan Rektor Muhammadiyah Malang ini mengatakan, bahwa saat ini ahli bahasa yang tersertifikasi sangat dibutuhkan. Mengingat penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar mulai luntur.

Lembaga pemerintah yang bernama Badan Bahasa selalu berpartisipasi dalam meningkatkan mutu penggunaan Bahasa Indonesia. Sering kali badan Bahasa membuat seminar pedoman sertifikasi bersama ahli bahasa, pos layanan ahli bahasa, dan kode etik ahli bahasa.

Ahli bahasa pun kian dibutuhkan dalam berbagai peluang kerja, seperti dalam penulisan sebuah buku. Sehingga penulisan dan kesalahan dalam dunia penerbitan bisa diminimalisasi.

“Melalui para ahli bahasa dapat turut meningkatkan kemahiran para tenaga pendidik kebahasaan maupun kesastraan,” pungkasnya.

(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id