Konsorsium program internasional. Foto: Dok. Kemendikbudristek
Konsorsium program internasional. Foto: Dok. Kemendikbudristek

Kemendikbudristek Genjot Internasionalisasi Perguruan Tinggi Vokasi Lewat MBKM

Citra Larasati • 04 November 2021 12:26
Jakarta:  Kemendikbudristek mendorong proses internasionalisasi perguruan tingi vokasi (PTV). Salah satu program ungulan Kemendikbudristek  yang sejalan dengan prinsip internasionalisasi adalah Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). 
 
Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi, Beny Bandanadjaja, MBKM memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk magang/praktik kerja, pertukaran pelajar, melakukan penelitian, melakukan kajian mandiri, melakukan proyek kemanusiaan, asistensi mengajar di satuan pendidikan, kuliah kerja nyata, dan kegiatan kewirausahaan. 
 
Khusus di lingkup PTV, Ditjen Diksi memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan internasionalisasi kampus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Ditjen Diksi membentuk Tim Pengembang Program Internasional untuk menghasilkan risalah kebijakan (policy brief) tentang pelaksanaan program internasional pada lingkup PTV dan mengadakan serangkaian Focus Group Discussion (FGD) untuk menggali potensi PTV, dan menjajaki serta mendorong kerja sama dengan berbagai pihak termasuk mitra pendidikan tinggi luar negeri, dan industri multinasional,” terang Beny, dalam keterangan persnya, Kamis, 4 November 2021.
 
Untuk merealisaskan program internasional yang terangkum dalam risalah kebijakan dan FGD tersebut, dibentuklah Konsorsium Program Internasional untuk percepatan kegiatan internasionalisasi di lingkup PTV. “Dengan konsorsium ini, PTV di Indonesia akan menjadi lebih kuat dan terorganisir dalam membangun sistem pendidikan tinggi vokasi yang lebih kuat, inklusif, adaptif serta saling terhubung secara global,” ucap Beny.  
 
Baca juga:   QS WUR Bongkar Analisis Pemeringkatan, Ini yang Harus Diperhatikan Kampus di Indonesia
 
Adapun tujuan umum dari konsorsium ini adalah memperkuat kualitas PTV di Indonesia dan meningkatkan kualitas lulusan yang berdaya saing di tingkat global. Sementara itu, secara khusus, bertujuan untuk membangun hubungan resiprokal antara PTV dan mitra PT internasional untuk saling berbagi praktik baik, menggali ide dan melaksanakan kegiatan bersama, misalnya pertukaran pelajar (transnational education), hubungan dengan industri dan kegiatan lainnya melalui kegiatan webinar maupun dialog kebijakan. 
 
Berikutnya, mengembangkan kerja sama dalam program internasional untuk pelaksanaan kampus merdeka, serta kegiatan ilmiah dan mendapatkan pendanaan untuk kolaborasi riset,  mendorong kolaborasi dalam mengakses pendanaan untuk kerja sama kemitraan yang mendorong peningkatan kualitas serta program-program perguruan tinggi dan vokasi yang lebih inklusif dan inovatif. 
 
Kemudian, mempertemukan para pengambil kebijakan dan praktisi untuk mendorong kerja sama internasional dalam pendidikan tinggi vokasi, misalnya dengan mengembangkan sistem kualifikasi yang setara juga kesepakatan terkait penjaminan mutu.  Selain itu juga memperkuat sistem pendidikan tinggi vokasi, memungkinkan terjadinya kolaborasi riset, meningkatkan kualitas institusi secara internasional, meningkatkan kualitas lulusan dan mendorong sistem yang lebih inklusif.
 
Baca juga:  Konsorsium Program Internasional, Percepat Internasionalisasi di Lingkup Kampus Vokasi
 
Beny berharap, melalui konsorsium ini akan semakin kuat pemahaman bersama tentang kemitraan antara perguruan tinggi luar negeri untuk berkolaborasi dengan PTV atau/dan konsorsium PTV Indonesia dalam mencapai tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi. Selain itu, tercapainya kesepakatan atau Letter of Agreement (LoA) Konsorsium Bersama PTV, Sekolah Vokasi dan Program Pendidikan Vokasi di Indonesia. 
 
Ke depan, lembaga yang ikut berpartisipasi menyetujui untuk menghadiri pertemuan koordinasi dan evaluasi terhadap implementasi program internasional sesuai dengan road map/rencana strategis secara rutin setiap triwulan.  Kemudian mendorong dan mengirim dosen, staf, dan mahasiswa di lembaga masing-masing untuk melakukan kolaborasi antar anggota konsorsium dalam kegiatan program internasional. 
 
Benny juga berharap dapat menyelenggarakan konferensi, seminar atau forum ilmiah yang bersifat internasional tentang berbagai isu terkait pendidikan vokasi.  Juga bertukar informasi terkait beasiswa, hibah (grant), dan peluang kerja sama  internasional baik perguruan tinggi, industri dan lembaga riset di antara anggota konsorsium.
 
"Dan menyinergikan program MBKM di antara anggota konsorsium melalui program internasional, serta menyinergikan kurikulum PTV dengan program internasional dan kebutuhan industri," tutupnya.
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif