Ada yang berbeda dalam tahapan SPTB Poltek SSN 2026. Seleksi akademik kini tidak menggunakan sertifikat Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
"Seleksi Penerimaan Taruna Baru Poltek SSN Tahun 2026 tidak menggunakan Sertifikat UTBK," tulis informasi di akun Instagram @poltekssn dikutip Selasa, 25 Agustus 2026.
Meski begitu, pelamar mesti tetap mengikuti berbagai seleksi yang ada. Mulai dari seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar (SKD), seleksi akademik, hingga seleksi kesehatan dan kebugaran.
Poltek SSN merupakan perguruan tinggi kedinasan yang diselanggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Terbentuknya Poltek SSN berawal dari pendidikan sandi pada tahun 1946.
Pada tahun 1973, secara de facto berubah menjadi Akademi Sandi Negara (AKSARA) dan pada tahun 2003 ditingkatkan statusnya menjadi Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN). Pada tahun 2019, melalui Peraturan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), STSN resmi berubah menjadi Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia di bidang siber dan sandi.
Kuota formasi SPTB Poltek SSN Tahun 2026 sebanyak 50 taruna. Bagi calon peserta yang berminat mengikuti seleksi, berikut informasi mengenai tahapan, persyaratan, hingga cara pendaftarannya.
Tahapan Seleksi Poltek SSN 2026
Berdasarkan laman resmi SPTB Poltek SSN 2026, terdapat sejumlah tahapan yang harus dilalui peserta. Seleksi dilaksanakan secara bertahap dan meliputi:- Pendaftaran dan seleksi administrasi
- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
- Seleksi akademik
- Seleksi psikologi
- CT/MI tertulis
- Seleksi kesehatan
- Seleksi kebugaran
- Seleksi wawancara Litpers
- Pantukhir atau pemantauan akhir
Pendaftaran Poltek SSN 2026
Pendaftaran SPTB Poltek SSN 2026 berlangsung pada 18-30 Agustus 2026. Pendaftaran dilakukan melalui satu portal milik Badan Kepegawaian Negara (BKN), yakni SSCASN - Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara.Peserta terlebih dahulu membuat akun SSCASN Sekolah Kedinasan 2026 melalui menu registrasi. Setelah itu, peserta mencetak Kartu Informasi Akun dan melakukan login menggunakan NIK serta password yang telah didaftarkan.
Selanjutnya, peserta mengunggah swafoto, memilih Politeknik Siber dan Sandi Negara, kemudian memilih program studi yang tersedia dan melengkapi persyaratan pendaftaran.
Pilihan program studi Poltek SSN 2026
Peserta dapat memilih program studi yang tersedia di Poltek SSN, antara lain:- Rekayasa Keamanan Siber
- Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi
- Rekayasa Kriptografi
Peserta dapat memeriksa resume dan cetak kartu Pendaftaran SSCASN Sekolah Kedinasan Tahun 2026.
Untuk melihat hasil verifikasi, Log In ke portal SSCASN Sekolah Kedinasan pada tanggal yang telah ditentukan oleh Panitia SPTB Poltek SSN. Peserta yang dinyatakan lulus verifikasi administrasi akan mendapatkan kode pembayaran.
Lakukan pembayaran kode billing Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Cetak Kartu Peserta Seleksi untuk dibawa pada setiap tahapan seleksi.
Pengumuman peserta yang lulus seleksi berkas dan berhak mengikuti SKD akan diinfokan pada website resmi Poltek SSN https://penerimaan.poltekssn.ac.id.
Syarat Pendaftaran Poltek SSN 2026
Calon peserta juga perlu memenuhi sejumlah persyaratan sebelum mengikuti seleksi. Beberapa persyaratan yang tercantum dalam dokumen resmi SPTB 2026 antara lain:- WNI yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia
- Pria/Wanita, dengan usia minimal 17 (tujuh belas) tahun dan tidak melebihi dari 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 31 Desember 2026
- Sehat jasmani dan rohani.
- Tidak buta warna, baik parsial maupun total.
- Tidak memiliki cacat fisik dan mental serta penyakit bawaan atau menular yang dapat mengganggu kegiatan sehari-hari taruna.
- Memiliki tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita, dengan berat badan seimbang.
- Tidak bertato atau bekas tato.
- Tidak bertindik atau bekas tindik selain pada bagian tubuh yang lazim bagi wanita dan/atau pada bagian tubuh mana pun bagi pria, dengan pengecualian tertentu karena ketentuan agama/adat.
- Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan di Poltek SSN.
- Belum pernah melahirkan bagi wanita dan belum pernah memiliki anak biologis bagi pria.
- Tidak pernah putus studi/drop out (DO) dari Poltek SSN dan/atau perguruan tinggi kedinasan kementerian/lembaga lainnya.
- Tidak sedang menjalani ikatan dinas dengan instansi lain.
- Bersedia membayar biaya pelaksanaan SKD yang dilaksanakan BKN sesuai ketentuan yang berlaku.
- Memiliki kartu BPJS Kesehatan.
- Memiliki NIK yang valid.
- Setelah lulus pendidikan, bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan menjalani masa ikatan dinas sesuai aturan yang berlaku.
Syarat Nilai Akademik
Untuk persyaratan akademik, berikut persyaratannya:- Peserta harus memiliki rata-rata nilai Matematika (teori/pengetahuan) minimal 80 pada semester IV dan V. Ketentuan yang sama berlaku untuk rata-rata nilai Bahasa Inggris (teori/pengetahuan), yakni minimal 80 pada semester IV dan V.
- Wajib menyertakan transkrip nilai rapor dalam Bahasa Indonesia bagi sekolah yang menggunakan bahasa selain Bahasa Indonesia.
- Siswa Kelas XII atau lulusan: SMA/MA Jurusan IPA untuk yang tidak menggunakan Kurikulum Merdeka; SMA/MA semua jurusan untuk lulusan yang menggunakan Kurikulum Merdeka
- Beberapa bidang keahlian SMK yang dapat mengikuti seleksi, termasuk SMK Teknik Elektronika dan SMK TI bidang keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan jurusan tertentu.
Bagi calon peserta SPTB Poltek SSN 2026, penting untuk terus memantau informasi terbaru karena jadwal, lokasi, maupun ketentuan teknis seleksi dapat diperbarui oleh panitia. Informasi resmi dan lebih lengkap mengenai Seleksi Penerimaan Taruna Baru Poltek SSN 2026 dapat mengecek laman resmi Poltek SSN secara berkala. (Levina Fidelia)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda