PKN STAN. Foto: STAN
PKN STAN. Foto: STAN

Syarat Masuk PKN STAN 2026 Berubah: Tak Pakai UTBK, Wajib Nilai Matematika dan Bahasa Inggris Minimal 80

Ilham Pratama Putra • 24 Agustus 2026 10:06
Ringkasnya gini..
  • SPMB PKN STAN 2026 resmi membuka pendaftaran tanpa mensyaratkan nilai UTBK, melainkan nilai Matematika & Bahasa Inggris minimal 80,00.
  • Kuota yang disediakan sebanyak 1.000 kursi untuk Program Sarjana Terapan dan D3 Akuntansi melalui jalur Reguler, Afirmasi, dan Pembibitan.
  • Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal SSCASN pada 23–30 Agustus 2026 dengan biaya pendaftaran sebesar Rp400.000.
Jakarta: Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) kembali membuka Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Pendidikan Menengah (SPMB-PM) pada 2026. Ada perubahan penting dalam persyaratan akademik calon mahasiswa, terutama terkait penggunaan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT).
 
Pada seleksi tahun-tahun sebelumnya, nilai UTBK menjadi salah satu syarat mendaftar PKN STAN. Peserta harus memenuhi ambang batas nilai UTBK yang berbeda berdasarkan jalur penerimaan.
 
Mulai 2025, syarat nilai UTBK sudah tidak lagi digunakan dalam seleksi PKN STAN. Meski begitu, seleksi tetap dilakukan dengan melihat kemampuan siswa dengan berbagai tes.

Misalnya, untuk jalur Reguler, peserta wajib memiliki nilai minimal 600 untuk Tes Potensi Skolastik, 550 untuk Literasi Bahasa Indonesia, 500 untuk Literasi Bahasa Inggris, dan 450 untuk Tes Penalaran Matematika.
 
Sementara itu, peserta jalur Afirmasi Kewilayahan dan Pembibitan memiliki ambang batas lebih rendah, yakni 400 untuk Tes Potensi Skolastik, 375 untuk Literasi Bahasa Indonesia. Siswa juga harus mencapai nilai 325 untuk Literasi Bahasa Inggris, dan 375 untuk Tes Penalaran Matematika.

SPMB-PM PKN STAN 2026 Tidak Pakai Nilai UTBK

Tahun ini, PKN STAN kembali tidak mensyaratkan nilai UTBK. Tetapi, persyaratan akademik berupa nilai Bahasa Inggris dan Matematika masing-masing minimal 80,00 pada skala 100. Nilai tersebut harus dibuktikan melalui ijazah atau transkrip nilai dan bukan merupakan hasil pembulatan.
 
Baca juga: Pendaftaran PKN STAN 2026 Resmi Dibuka, Cek Syarat dan Jurusannya  

 
Nah seperti apa perbandingan syarat akademik masuk STAN 2024 dan 2026? Simak perbandingannya: 

Perbandingan Seleksi STAN 2024 dan 2026

Nilai Rapor/Ijazah

  • Seleksi 2024: 
Lulusan 2021 dan 2022 jalur Reguler dan Afirmasi Kewilayahan wajib memiliki nilai rata-rata ijazah minimal 70, sedangkan jalur Pembibitan minimal 75. Untuk calon lulusan 2024, nilai rata-rata rapor minimal 70 untuk seluruh jalur.
  • Seleksi 2026: 
Peserta wajib memiliki nilai Bahasa Inggris dan Matematika masing-masing minimal 80,00 pada skala 100. Nilai tersebut dibuktikan melalui ijazah atau transkrip nilai dan bukan hasil pembulatan.

Nilai UTBK

  • Seleksi 2024: 
Nilai UTBK menjadi salah satu syarat pendaftaran. Peserta jalur Reguler, Afirmasi Kewilayahan, dan Pembibitan memiliki ambang batas nilai UTBK yang berbeda.
  • Seleksi 2026: 
Nilai UTBK tidak tercantum sebagai persyaratan pendaftaran SPMB-PM PKN STAN.

Mekanisme Seleksi

  • Seleksi 2024: 
Peserta harus memenuhi persyaratan nilai rapor/ijazah dan nilai UTBK sebagai bagian dari persyaratan pendaftaran.
  • Seleksi 2026: 
Seleksi terdiri dari tiga tahap, yakni Seleksi Administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dan Seleksi Lanjutan.

Kuota Penerimaan

  • Seleksi 2024: 
PKN STAN menyediakan 722 formasi.
  • Seleksi 2026: 
PKN STAN menyediakan 1.000 kursi, terdiri atas 700 kursi program sarjana terapan dan 300 kursi Diploma III Akuntansi.
 
Perubahan tersebut menunjukkan calon mahasiswa PKN STAN pada 2026 tidak perlu memasukkan nilai UTBK sebagai bagian dari persyaratan pendaftaran. Sebagai gantinya, PKN STAN menetapkan batas nilai yang lebih spesifik untuk dua mata pelajaran, yakni Bahasa Inggris dan Matematika.
 
Kemampuan peserta kemudian diuji melalui tahapan seleksi setelah administrasi. SPMB-PM 2026 terdiri atas tiga tahap, yakni Seleksi Administrasi, SKD, dan Seleksi Lanjutan.
 
Pendaftaran SPMB-PM PKN STAN 2026 dilakukan secara daring melalui portal SSCASN pada 23-30 Agustus 2026. Nah, kini saatnya melihat program studi hingga cara daftar SPMB-PM PKN STAN 2026. Berikut penjelasannya:

Program Studi SPMB-PM PKN STAN 2026

Pendaftar SPMB-PM Tahun 2026 hanya dapat memilih satu dari empat program studi yang tersedia. Berikut pilihan program studi SPMB-PM PKN STAN 2026:
  1. Prodi Akuntansi Sektor Publik Program Sarjana Terapan
  2. Prodi Manajemen Keuangan Negara Program Sarjana Terapan
  3. Prodi Manajemen Aset Publik Program Sarjana Terapan
  4. Prodi Diploma III Akuntansi
Dari total kuota 1.000 mahasiswa, sebanyak 700 kursi dialokasikan untuk Program Sarjana Terapan. Sementara itu, 300 kursi lainnya tersedia untuk Program Diploma III Akuntansi.

Jalur Penerimaan SPMB-PM PKN STAN 2026

Selain memilih program studi, calon peserta juga perlu menentukan jalur penerimaan yang sesuai. SPMB-PM Tahun 2026 dibuka melalui tiga jalur.
 
Berikut tiga jalur penerimaan SPMB-PM PKN STAN 2026:

Jalur Reguler

Jalur Reguler diperuntukkan bagi pendaftar yang memenuhi persyaratan umum. Alokasi lulusannya untuk mengisi formasi pegawai di Kementerian Keuangan, kementerian/lembaga lain, atau pemerintah daerah.

Jalur Afirmasi Kewilayahan

Jalur Afirmasi Kewilayahan diperuntukkan bagi pendaftar dari wilayah afirmasi yang telah ditetapkan. Alokasi formasinya serupa dengan jalur reguler.

Jalur Pembibitan

Jalur Pembibitan diperuntukkan bagi pendaftar dari pemerintah daerah yang menjalin kerja sama pembibitan. Alokasi formasinya berada di daerah yang bersangkutan dalam hal Pemerintah Daerah dimaksud telah memenuhi seluruh kewajiban dalam Perjanjian Kerja Sama.

Syarat SPMB-PM PKN STAN 2026

Setelah mengetahui pilihan program studi dan jalur penerimaan, calon peserta juga perlu memastikan telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Ketentuan tersebut menjadi bagian penting sebelum mengikuti proses pendaftaran.
 
Berikut syarat umum SPMB-PM PKN STAN 2026:
  1. Merupakan lulusan SMA/sederajat di bawah pembinaan kementerian pendidikan dasar dan menengah atau Kementerian Agama.
  2. Memiliki nilai Bahasa Inggris dan Matematika masing-masing minimal 80,00 dengan skala 100 dan bukan hasil pembulatan yang dibuktikan dengan Ijazah atau Transkrip Nilai. 
  3. Bagi Pendaftar lulusan tahun 2026 yang belum mendapatkan Ijazah atau Transkrip Nilai, dapat menggunakan Surat Keterangan Lulus. Catatan: Ijazah atau Transkrip Nilai asli wajib ditunjukkan pada saat pendaftaran ulang.
  4. Berusia minimal 14 tahun dan maksimal berusia 22 tahun pada tanggal 23 November 2026 sehingga Pendaftar yang lahir sebelum tanggal 23 November 2004 atau sesudah tanggal 23 November 2012 tidak memenuhi syarat untuk mendaftar.
Melalui Surat Pernyataan bermeterai (formulir dapat diunduh pada https://s.kemenkeu.go.id/template), Pendaftar menyatakan hal-hal sebagai
berikut:
  1. Pendaftar dalam kondisi sehat jasmani dan rohani, serta bebas dari ketergantungan narkoba.
  2. Pendaftar pria tidak bertato, tidak bertindik di bagian telinga dan/atau anggota
  3. badan lainnya, kecuali karena ketentuan agama/adat.
  4. Pendaftar wanita tidak bertato, tidak bertindik di anggota badan lainnya selain
  5. telinga, dan/atau tidak bertindik di telinga lebih dari 1 (satu) pasang (telinga kiri dan kanan), kecuali karena ketentuan agama/adat.
  6. Pendaftar belum pernah menikah/kawin dan bersedia untuk tidak menikah/kawin selama mengikuti Pendidikan.
  7. Pendaftar tidak pernah dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir SPMB PKN STAN pada tahun-tahun sebelumnya.

Persyaratan Khusus Jalur Afirmasi Kewilayahan

Bagi Pendaftar Jalur Afirmasi Kewilayahan, selain persyaratan umum sebagaimana harus memenuhi persyaratan khusus sebagai berikut.
  1. Pendaftar lahir di kabupaten/kota pada provinsi afirmasi yang dipilih dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau akta kelahiran Pendaftar. Khusus Pendaftar dari Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Tengah, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur, Pendaftar lahir di provinsi afirmasi yang dipilih.
  2. Pendaftar telah menyelesaikan sekolah menengah atas/sederajat di kabupaten/kota pada provinsi afirmasi yang dipilih, dengan ketentuan tambahan sebagai berikut.
  3. Khusus Pendaftar dari Provinsi Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur, Pendaftar telah menyelesaikan sekolah menengah atas/sederajat di provinsi afirmasi yang dipilih;
  4. Khusus Pendaftar dari provinsi pada wilayah Pulau Papua, Pendaftar telah menyelesaikan sekolah menengah atas/sederajat di wilayah Pulau Papua;
  5. Khusus Pendaftar dari Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Papua, Pendaftar memiliki Surat Keterangan yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah Menengah Atas/sederajat bahwa Pendaftar merupakan Pendaftar ADEM Papua.

Persyaratan Khusus Jalur Pembibitan

Bagi Pendaftar Jalur Pembibitan, selain persyaratan umum sebagaimana juga harus memenuhi persyaratan khusus sebagai berikut:
  1. Pendaftar berdomisili pada provinsi/kabupaten/kota pembibitan yang dipilih dibuktikan dengan KTP/Kartu Keluarga (KK) Pendaftar.
  2. Pendaftar lahir pada provinsi/kabupaten/kota yang melaksanakan kerja sama
  3. pembibitan yang dipilih, dibuktikan dengan akta kelahiran atau KTP Pendaftar.

Cara Daftar SPMB-PM PKN STAN 2026

Bagi calon peserta yang telah memenuhi persyaratan, pendaftaran SPMB-PM PKN STAN 2026 dapat dilakukan secara daring melalui portal SSCASN. Berikut tata cara pendaftarannya:
  1. Akses portal SSCASN melalui sscasn.bkn.go.id.
  2. Buat akun menggunakan NIK dan Nomor KK, kemudian cetak Kartu Informasi Akun.
  3. Login menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan.
  4. Pilih PKN STAN dan jalur penerimaan, kemudian lengkapi biodata serta unggah dokumen yang diperlukan, seperti pasfoto, KTP/KK, ijazah/SKL beserta transkrip nilai, dan dokumen pendukung lainnya sesuai jalur yang dipilih.
  5. Periksa kembali resume pendaftaran sebelum mengakhiri proses pendaftaran.
Dalam proses pendaftaran, setiap peserta dikenakan biaya sebesar Rp400.000. Biaya tersebut terdiri dari CAT BKN sebesar Rp100.000 dan biaya Seleksi PKN STAN sebesar Rp300.000.
 
Kedua biaya tersebut wajib dilunasi oleh peserta dan tidak dapat dikembalikan dengan alasan apa pun. Untuk informasi lainnya, kamu dapat mengecek melalui laman https://pknstan.ac.id/id/spmb_pm_26.

Jadwal SPMB-PM PKN STAN 2026

Bagi calon peserta yang ingin mengikuti seleksi, penting untuk mencatat seluruh tahapan dan jadwal SPMB-PM PKN STAN 2026. Berikut lini masa pelaksanaannya:
  1. Pengumuman Seleksi: 22 Agustus 2026
  2. Pendaftaran daring: 23-30 Agustus 2026
  3. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 3 September 2026
  4. Masa Sanggah: 4-5 September 2026
  5. Jawab Sanggah: 4-6 September 2026
  6. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Pasca Sanggah: 8 September 2026.
  7. Pembayaran Biaya SPMB-PM: 11-15 September 2026
  8. Pengumuman Jadwal dan Lokasi SKD: 18-21 September 2026
  9. Pelaksanaan SKD: 22 September-7 Oktober 2026
  10. Pengumuman Hasil SKD serta Jadwal dan Lokasi Seleksi Lanjutan: 8-13 Oktober 2026
  11. Seleksi Lanjutan: 20-25 Oktober 2026
  12. Pengumuman Kelulusan SPMB-PM: 2-4 November 2026
  13. Pendaftaran Ulang: 11-13 November 2026
  14. Studi Perdana Akademik dan Karakter: 16-20 November 2026
  15. Mulai Pendidikan: 23 November 2026
Sobat Medcom, itulah informasi seputar SPMB-PM PKN STAN Tahun 2026. Bagi yang berminat mengikuti seleksi, seluruh pengumuman resmi dapat dipantau melalui laman pknstan.ac.id, bppk.kemenkeu.go.id, dan akun Instagram @pknstan. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk buruan daftar ya!
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan