Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif PT. Faber-Castell International Indonesia (FCII) bersama UHU Indonesia yang menggelar Creative Family Award.. Minhajur Ngadimin, sebagai perwakilan dari Direktur Sekolah Dasar, menyatakan kegiatan ini sangat sejalan dengan kebijakan penguatan kualitas SDM.
Minhajut juga berpesan kepada para orang tua agar terus memupuk bakat dan minat anak meski di luar jalur akademik formal.
"Kesuksesan anak tidak semata-mata ditentukan oleh nilai akademik seperti matematika. Kemampuan akademik hanya berkontribusi sekitar 20 persen, sementara 80 persen sisanya adalah karakter, keberanian, dan jiwa kerja sama. Event seperti ini membangun potensi tersebut," tegas Minhajur dalam sambutannya di Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026.
PT. Faber-Castell International Indonesia (FCII) bersama UHU Indonesia melepas tujuh siswa dan siswi berprestasi pemenang lomba gambar Creative Family Award dan UHU Creative Challenge tahun 2024/2025.
Sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas para pemenang yang sukses menyisihkan lebih dari 50.000 peserta atau sekitar 25.000 pasang keluarga dari 27 kota di Indonesia, para pemenang mendapatkan hadiah perjalanan wisata edukasi ke Malaysia yang dijadwalkan berangkat, Rabu, 21 Januari 2026.
Product Manager FCII, Richard Panelewen, menjelaskan, kompetisi menggambar ini dulunya bernama Family Art Competition. Namun, kini bertransformasi menjadi Creative Family Award.
Perubahan ini bertujuan untuk lebih menonjolkan unsur kreativitas dan kualitas waktu atau quality time antara orang tua dan anak. "Kreatif itu bukan sesuatu yang susah, tapi sesuatu yang menyenangkan. Tahun ini kami juga mengintegrasikan teknologi melalui aplikasi Art Alive, di mana hasil gambar anak-anak bisa dipindai dan menjadi hidup dalam bentuk 3D. Kami ingin anak-anak tidak hanya menjadi penonton di era digital, tapi juga kreator," ujar Richard.
Selaras dengan hal tersebut, Head of Marketing FCII, Martin S. Tjukrono, menekankan pentingnya memupuk kreativitas sejak dini sebagai kompetensi yang sulit digantikan oleh Artificial Intelligence (AI). "Kreativitas adalah ilmu yang sangat penting. Kami ingin momen berharga antara orang tua dan anak saat mewarnai bersama menjadi memori yang membekas," kata Martin.
Acara pelepasan berlangsung hangat ketika para pemenang yang berasal dari berbagai daerah, yaitu dari Medan, Banjarbaru, Jember, Pangkal Pinang, Palembang, Bandung, dan Bali berbagi cerita. Salah satu pemenang, Quincy dari Bandung, mengaku sempat minder saat melihat banyaknya peserta lain.
"Senang sekali, tidak menyangka bisa menang," ungkap Quincy.
Selain kategori mewarnai yang diselenggarakan oleh Faber-Castell, UHU juga memberikan penghargaan melalui UHU Creative Challenge yang fokus pada keterampilan menempel dan membuat pop-up craft. Ichiro, pemenang kategori SD, menyebutkan bahwa dia sangat antusias karena bisa berkreasi bersama keluarga menggunakan media yang berbeda.
Acara ditutup dengan pengalungan medali dan pemberian hadiah simbolis kepada para pemenang yang diberikan oleh Perwakilan Direktur Sekolah Dasar, Product Manager FCII, serta Head of Marketing FCII.
Tahun ini Faber-Castell merayakan hari jadinya yang ke-265 tahun. Dengan dua pabrik besar di Indonesia yang mengekspor produk ke seluruh dunia, Faber-Castell terus berkomitmen menyediakan alat tulis berkualitas untuk mendukung perjalanan kreatif lintas generasi. (Talitha Islamey)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News