Ilustrasi. Foto: ANT/Indrianto Eko Suwarso
Ilustrasi. Foto: ANT/Indrianto Eko Suwarso

Ruang Ujian di Pusat UTBK-SBMPTN Diisi 50% dari Kapasitas

Ilham Pratama Putra • 24 Juni 2020 13:50
Jakarta: Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) 2020 dipastikan mengikuti protokol kesehatan. Ruang kelas atau ruang ujian UTBK-SBMPTN hanya akan diisi 50 persen dari daya tampung yang ada.
 
"Pusat UTBK adapun kapasistas untuk pelaksanaan tesnya 50 persen," kata Ketua Pelaksana Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Mohammad Nasih, Rabu, 24 Juni 2020.
 
Hal itu dapat dipastikan berdasarkan daya tampung kursi di 74 pusat UTBK-SBMPTN 2020. Pihaknya telah mendata, jika kapasitas kursi UTBK-SBMPTN 2020 dapat menampung 1.435.130 peserta. Sementara peserta UTBK-SBMPTN tahun ini hanya 702.927 peserta.

"Setting tahun ini total peserta hanya 49,26 persen dari kapasitas artinya, 1,4 juta hanya 700 ribu seats (kursi)," lanjut Nasih.
 
Baca juga:  UTBK-SBMPTN Dua Gelombang, Ini Jadwal Lengkapnya
 
Sebanyak 703.874 peserta akan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) 2020. Jumlah tersebut terbagi menjadi dua, 558.072 peserta reguler dan 145.802 peserta Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah),
 
Jumlah tersebut merupakan data final setelah Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) melakukan perpanjangan waktu bagi pendaftar yang sudah membayar namun belum melakukan cetak kartu hingga ditutup pada hari ini, Selasa, 23 Juni 2020 pukul 13.00 WIB. "Ya data ini sudah final," kata Humas LTMPT, Anwar Effendy kepada Medcom.id. Selasa, 23 Juni 2020.
 
Sebelumnya, Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) 2020 diputuskan digelar dua gelombang. Gelombang pertama digelar 5-14 Juli 2020, dan kedua pada 20-29 Juli 2020.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan