Siswa di salah satu PAUD di Padang, Sumatra Barat tengah bermain alat musik daerah.  Foto:  Medcom.id/Citra Larasati
Siswa di salah satu PAUD di Padang, Sumatra Barat tengah bermain alat musik daerah. Foto: Medcom.id/Citra Larasati

PAUD Berpotensi Sepi Peminat di Tahun Ajaran Baru

Pendidikan Virus Korona PAUD
Ilham Pratama Putra • 23 Juni 2020 09:09
Jakarta:  Anggota Komisi X DPR, Sofyan Tan menyebut pihaknya menemukan fenomena sejumlah lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di daerah yang sepi peminat. Hal ini disebabkan tahun ajaran baru 2020/20201 berlangsung di tengah pandemi covid-19.
 
"Sekarang tidak ada orang tua yang daftarkan anaknya ke PAUD. Saya tidak tahu kalau di sekolah top bagaimana. Tapi di daerah itu kosong," kata Sofyan dalam Rapat Kerja antara Komisi X DPR dengan Kemendikbud, Senin, 22 Juni 2020.
 
Menurutnya, hal ini dipengaruhi aturan yang memperbolehkan PAUD dibuka di bulan kelima setelah Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di zona hijau dibuka untuk tatap muka pada Juli mendatang. Hal ini diperkirakan bakal berpengaruh pada pemasukan dan eksistensi lembaga PAUD.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Guru akhirnya berpotensi tidak punya gaji sama sekali. Bisa sampai enam bulan tidak dapat gajinya berarti," lanjut Sofyan.
 
Baca juga:  Jenjang SD di Zona Hijau Baru Boleh Dibuka September
 
Terkait gaji, sebelumnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan survei terhadap 10.601 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di 514 kabupaten di seluruh Indonesia.  Dalam hasil survei itu terungkap, sebanyak 49 persen guru PAUD mengalami kendala pembayaran gaji selama masa pandemi covid-19.
 
Sebelumnya, Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Kemendikbud, Muhammad Hasbi mengatakan, bahkan di antara guru tersebut ada yang tidak menerima gaji sama sekali. Angka guru yang tidak menerima gaji sama sekali selama pandemi itu mencapai 28,5 persen.
 
"Sedangkan sisanya, sekitar 20,5 persen dari guru PAUD itu hanya menerima setengah honor bulanannya di masa pandemi," kata Hasbi dalam Konferensi Video 'Webinar Majelis Dikdasmen PP Asyiyah', Senin, 11 Mei 2020.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif