Ilustrasi. Foto: Medcom.id/ Mohammad Rizal
Ilustrasi. Foto: Medcom.id/ Mohammad Rizal

Beasiswa Fulbright Indonesia Semester Ganjil 2021 Ditiadakan

Pendidikan beasiswa Pendidikan Tinggi
Ilham Pratama Putra • 07 Februari 2020 20:08
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF) mengumumkan, program DIKTI-funded Fulbright Grants for Indonesian Lecturers untuk keberangkatan masa studi semester ganjil 2021 ditiadakan. Dengan begitu, pendaftaran program tersebut tidak dibuka untuk tahun ini.
 
Namun, Plt. Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Nizam memastikan, pelamar yang sudah lulus seleksi pada tahun 2019, akan tetap berangkat pada tahun ajaran ini.
 
Mereka yang lulus dipastikan dapat menggunakan beasiswanya untuk tahun 2020. "Untuk yang sudah seleksi tahun lalu tetap berangkat tahun ini. Untuk tahun depan yang tidak ada," kata Nizam kepada Medcom.id, Jumat 7 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk diketahui, program ini merupakan pendanaan kuliah bagi studi jenjang doktor di Amerika Serikat. Meskipun penerimaan aplikasi tidak tersedia untuk masa studi semester ganjil 2021, pihak Kemendikbud, AMINEF dan Komisi Fulbright, tetap menerima lamaran hingga 15 Februari 2020.
 
Hanya saja, tidak akan diberangkatkan untuk semester ganjil 2021. Terkait jadwal keberangkatan selanjutnya, Nizam tidak menjelaskan lebih lanjut. Pihaknya hanya berdalih ada masalah teknis yang menyebabkan program tersebut ditiadakan untuk semester ganjil 2021.
 
Masalah teknis yang dimaksud juga tak dirinci lebih lanjut. Hanya saja dalam pengumuman yang dirilis di akun Instagram @fulbrightindonesia dijelaskan, bahwa masalah teknis memengaruhi pendanaan program Dikti-Funded Fulbright Grants untuk studi jenjang doktor di Amerika Serikat itu sendiri. Untuk informasi lebih lanjut dapat mengunjungi laman AMINEF: https://rebrand.ly/mpg1f5u
 
AMINEF merupakan pengelola program beasiswa Fulbright, program pertukaran internasional andalan milik Pemerintah Amerika Serikat bekerja sama dengan Kemendikbud. Program ini menyediakan kesempatan bagi dosen di universitas negeri dan swasta di Indonesia untuk studi jenjang doktoral.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif