Atase Perhubungan Supendi memberikan cinderamata kepada Menteri Transportasi Malaysia, Wee Ka Siong. Branda Antara
Atase Perhubungan Supendi memberikan cinderamata kepada Menteri Transportasi Malaysia, Wee Ka Siong. Branda Antara

Indonesia Promosikan 4 Sekolah Pelayaran di Malaysia

Antara • 23 Februari 2022 09:43
Jakarta: Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur mempromosikan sekolah pelayaran Indonesia. Promosi melalui Exhibition International World Maritime Week 22 (WMW 2022) yang diselenggarakan Malaysia Shipowners Association (MASA) di Kuala Lumpur Convention Center (KLCC) pada 22-24 Februari 2022.
 
Duta Besar RI untuk Malaysia Hermono menyatakan keikutsertaan Indonesia dalam EIMW ke-22 bertujuan mempromosikan SDM lulusan sekolah-sekolah pelayaran di bawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenhub Indonesia. Lulusan memiliki kapasitas dan keterampilan standar internasional yang andal serta mampu bersaing dengan SDM pelaut dari negara lain untuk berkontribusi dalam SDM angkutan laut di Malaysia.
 
Sementara itu, Atase Perhubungan Supendi menyebut pihaknya mempromosikan empat sekolah pelayaran di Indonesia di bawah BPSDM Kemenhub Indonesia. Sekolah-sekolah itu, yakni Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, dan Politekenik Pelayaran Surabaya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Supendi menyebut keempat sekolah itu setiap tahun meluluskan rata-rata 300 orang. Mereka memiliki kualifikasi sertifikasi standar internasional.
 
"Dalam eksibisi ini akan dilakukan one on one meeting dengan berbagai mitra perusahaan angkutan perkapalan di Malaysia guna menjaring minat perusahaan jasa angkutan perkapalan Malaysia dalam merekrut lulusan dari sekolah BPSDM Kemenhub," kata dia.
 
Supendi menyebut masih terbuka peluang yang cukup luas dari lulusan BPSDM Kemenhub Indonesia untuk mengisi kebutuhan SDM di bidang jasa angkutan laut di Malaysia. Pihaknya akan mengoptimalkan kegiatan ini untuk mempromosikan SDM pelaut dari Indonesia.
 
Hingga saat ini jumlah pelaut Indonesia yang bekerja di perusahaan pelayaran Malaysia sekitar 2.500 ABK. Penyelenggaraan Exhibition Malaysia Maritime Week 22 diikuti 38 peserta.
 
Mereka terdiri dari sektor swasta, pemerintah Malaysia, dan stakeholder yang bergerak di bidang industri perkapalan dan angkutan laut. Malaysia Maritime Week juga menyelenggarakan Konferensi Maritim yang membahas tentang lanskap maritim pascapandemi covid-19 dan teknologi termutakhir tentang greener shipping.
 
Menteri Transportasi Malaysia, Wee Ka Siong, membuka langsung acara itu. Dalam sambutannya, Wee Ka Siong mengatakan pemerintah Malaysia bangga dapat kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan ini yang sebelumnya telah dua kali tertunda akibat pandemi covid-19.
 
"Terakhir, pelaksanaan kegiatan ini pada 2019," kata dia.
 
Wee Ka Siong menyempatkan diri berkunjung ke stan Kementerian Perhubungan Indonesia. Dia disambut Supendi.
 
Wee Ka Siong mengapresiasi keikutsertaan Pemerintah Indonesia dalam kegiatan ini. Supendi menyampaikan terima kasih atas keterlibatan Kemenhub Indonesia sekaligus sebagai sarana promosi SDM di bidang transportasi laut sekaligus memberikan cinderamata berupa repelika kapal latih.
 
Baca: Wapres Ingin Generasi Muda Indonesia Punya Daya Saing Global
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif