Ilustrasi Vaksinasi anak. Foto: Medcom.id/Aria Triyudha
Ilustrasi Vaksinasi anak. Foto: Medcom.id/Aria Triyudha

Disdik Padang Keluarkan Edaran Terbaru Soal Siswa Belum Vaksin

Antara • 12 Februari 2022 20:23
Padang:  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Padang, Sumatra Barat mengeluarkan surat edaran terbaru soal pelaksanaan pembelajaran mandiri di rumah bagi siswa usia 6-11 yang belum divaksin covid-19.
 
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Padang, Habibul Fuadi mengatakan SE mengacu kepada hasil rapat bersama Wali Kota Padang dengan Forum Pimpinan Daerah, Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas dan camat se-Kota Padang.  Surat Edaran bernomor 421.1/470/Dikbud/Dikdas.01/2022 tersebut berlaku mulai 11 Februari 2022 terdiri atas enam poin ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Habibul Fuadi.
 
"Sehubungan dengan telah ditemukan kasus covid-19 varian omicron pada siswa SD di Padang maka diminta kepada orang tua agar berkenan membawa anaknya untuk divaksin," kata dia, Sabtu, 12 Februari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menyampaikan, jika ada anak yang memiliki penyakit sehingga tidak bisa divaksin maka orang tua harus menyertakan surat keterangan dokter.  Kemudian bagi anak yang belum divaksin maka tidak dapat mengikuti pembelajaran tatap muka dan guru akan menyiapkan materi dan tugas yang akan dipelajari dan dikerjakan di rumah untuk jangka satu minggu.
 
"Dalam hal ini orang tua menjemput materi dan tugas yang akan dikerjakan anak ke sekolah," ujarnya.
 
Saat orang tua menjemput tugas maka sekaligus menyerahkan yang telah dikerjakan di rumah minggu sebelumnya.  Ia meminta kepala sekolah mengatur jadwal orang tua menjemput materi dan tugas yang akan dikerjakan di rumah.
 
"Korwil dan pengawas sekolah melakukan pengawasan pelaksanaan edaran ini," katanya.
 
Sebelumnya puluhan wali murid di Padang melaporkan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan setempat ke Ombudsman perwakilan Sumatera Barat karena anak mereka dilarang belajar tatap muka oleh pihak sekolah akibat belum melaksanakan vaksin covid-19 pada Kamis, 10 Februari 2022.
 
"Kami melapor ke Ombusman karena anak-anak tidak mendapatkan hak untuk belajar, seharusnya jika memang orang tuanya tidak bersedia anaknya divaksin, anak tetap bisa belajar di rumah secara daring, namun yang terjadi sekarang pihak sekolah menyuruh kami mengajar anak sendiri," kata perwakilan orang tua murid Andre Astoni.
 
Menurut dia imbas kebijakan tersebut pihaknya melapor dan meminta bantuan kepada Ombudsman agar hak anak untuk mendapatkan pendidikan tetap dapat berjalan kendati belum divaksin.  Ia menyampaikan, seharusnya ketika anak belum divaksin sekolah tetap memfasilitasi untuk belajar daring.
 
Baca juga:  Anak Tidak Dapat Layanan Pendidikan Karena Belum Vaksin, Orang Tua Lapor ke Ombudsman
 
Asisten Ombudsman Sumbar, Adel Wahidi menyampaikan hingga saat ini sudah puluhan wali murid yang melapor dari lima sekolah dasar di Padang.  "Keluhannya sama anak tidak mendapatkan hak belajar di sekolah karena belum vaksin," ujarnya.
 
Ia melihat ada potensi maladministrasi dan akan dibuktikan setelah pemanggilan pihak terkait yaitu sekolah dan Dinas Pendidikan Padang.
 
"Layanan pendidikan sifatnya wajib, pemerintah tidak bisa menolak anak begitu saja atau dipulangkan ke orang tua karena vaksin," katanya.

 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif