Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Keputusan Belajar Daring SMA/SMK di Riau Diserahkan pada Masing-masing Sekolah

Antara • 19 Februari 2022 12:23
Pekanbaru:  Dinas Pendidikan (Disdik) Riau memberi kewenangan sepenuhnya kepada satuan pendidikan tingkat SMA/SMK atau sederajat di kabupaten dan kota di provinsi itu untuk menerapkan pembelajaran secara daring.
 
"Kalau seandainya siswa banyak yang sakit, kita beri kebebasan kepada sekolah untuk menerapkan pembelajaran secara daring," kata Kepala Disdik Provinsi Riau Kamsol di Pekanbaru, Jumat, 18 Februari 2022.
 
Ia mengatakan hal itu saat menanggapi banyaknya pengaduan siswa yang mengalami sakit, namun tidak terkonfirmasi covid-19.  Namun demikian, katanya, sebelum kebijakan pembelajaran daring diterapkan maka sekolah harus berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 setempat, serta melihat kondisi sekolah terkait.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kamsol mengatakan, jika merujuk Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, sekolah bisa menerapkan pembelajaran jarak jauh jika terdapat lima persen siswa terkonfirmasi covid-19.
 
Baca juga:  Minahasa Tenggara Setop Kegiatan PTM di Sekolah
 
"Tapi kalau merasa khawatir karena banyak siswa yang sakit silakan belajar daring. Ini untuk mengantisipasi penularan covid-19. Karena kalaupun tatap muka kapasitasnya 50 persen, sebab sebagian siswa belajar daring," katanya.
 
Kalau kabupaten/kota yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, katanya, hal itu jam belajar cuma empat jam. "Daripada belajar empat jam, tapi siswa pulang sekolah kumpul-kumpul lebih baik belajar daring," katanya. 
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif