Menristekdikti, Mohamad Nasir, Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan.
Menristekdikti, Mohamad Nasir, Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan.

Menristekdikti Minta Masyarakat Kampus Tidak Terprovokasi Aksi 22 Mei

Pendidikan pilpres 2019
Muhammad Syahrul Ramadhan • 20 Mei 2019 15:14
Jakarta: Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir meminta mahasiswa tidak terprovokasi untuk terlibat dalam aksi massa yang akan digelar pada 22 Mei 2019. Bertepatan dengan pengumuman hasil pemilu 2019.
 
"Masyarakat kampus jangan sampai terprovokasi oleh sekelompok orang yang ingin mengacaukan proses pemilu yang sudah berjalan dengan baik," ujar Nasir di Gedung Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Jakarta Pusat, Senin, 20 Mei 2019.
 
Ia berharap semua pihak utamanya mahasiswa dapat berpikir dewasa, dengan menyerahkan dan mempercayakan semua hasil penghitungan suara kepada KPU. Pasalnya prosedur hukumnya sudah berjalan dengan baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi semua diserahkan pada hukum yang dalam hal ini berjalan sesuai amanat konstitusi," ucapnya.
 
Baca:Mendikbud Ajak Siswa Peringati Harkitnas dengan Jaga Persatuan
 
Nasir menyampaikan, bahwa imbauan untuk mahasiswa juga didukung oleh pihak kampus. Baik itu perguruan tinggi negeri maupun swasta. "Semua perguruan tinggi telah melakukan pernyataan sikapnya. Semua, mulai dari Medan, Sumatera Utara, IPB, seluruh perguruan tinggi di Bogor Raya," terangnya.
 
Baca:Sikapi Kondisi Terkini, Majelis Rektor PTN Serukan Jaga Persatuan
 
Kemudian disusul Bandung melalui Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI). Semarang dan perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah, juga perguruan tinggi yang ada di Jawa Barat dan Jawa Timur.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif