Siswa cuci tangan sebelum masuk ke dalam kelas. Foto: Dok. Kemendikbud
Siswa cuci tangan sebelum masuk ke dalam kelas. Foto: Dok. Kemendikbud

Wakil Ketua MPR: PTM Perlu Kontrol dan Pertimbangan Matang

Pendidikan Virus Korona sekolah Pembelajaran Daring Pembelajaran Tatap Muka
Citra Larasati • 05 Januari 2021 09:29
Jakarta:  Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di masa pandemi harus dilakukan berdasarkan pertimbangan matang dan kontrol ketat dalam pelaksanaannya.
 
"Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri terkait pembelajaran tatap muka pada Januari 2021 harus disikapi para pemangku kepentingan di daerah dengan bijak dan mempertimbangkan kondisi daerahnya masing-masing," kata Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin, 4 Januari 2021.
 
Kondisi penyebaran virus korona yang belum terkendali di Tanah Air, menurut Lestari, harus menjadi pertimbangan utama dalam memutuskan pelaksanaan proses belajar mengajar pada tahun ajaran 2020/2021 di daerah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada hari pertama semester genap tahun ajaran 2020/2021, 4 Januari 2021, ungkap Rerie, sapaan akrab Lestari, mengutip informasi Dinas Pendidikan Kota Padang, Sumbar menyebutkan 575 sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMP sudah melakukan pembelajaran tatap muka.
 
Selain itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat menyebutkan ada 785 SMA, SMK dan SLB yang siap menyelenggarakan sekolah tatap muka di provinsi itu.  Meski begitu, ujar Rerie, banyak juga pemerintah daerah yang memperpanjang proses belajar jarak jauh karena mempertimbangkan belum terkendalinya sebaran virus korona di daerah masing-masing.
 
Menyikapi kondisi tersebut, anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu menilai, perlu kontrol yang ketat pada pelaksanaan protokol kesehatan covid-19 dalam keseharian oleh setiap pemangku kepentingan di daerah.  Utamanya sebelum memutuskan pelaksanaan pembelajaran tatap muka di tengah penambahan kasus positif covid-19 di Tanah Air yang belum menunjukkan tren melandai.
 
Baca juga:  Rejang Lebong Terapkan Pembelajaran Tatap Muka
 
Apalagi, jelas Rerie, mengutip data Satgas Penanganan Covid-19, pada 1 Januari 2021 tercatat rasio kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 29,46 persen atau terdapat penambahan kasus sebanyak 8.072 dari 27.401 orang yang dites.
 
Hal itu berarti, anggota Komisi X DPR RI itu, satu dari tiga orang yang dites, tercatat positif Covid-19. Berdasarkan kondisi tersebut, menurut Rerie, saat ini sangat mengkhawatirkan bila pembelajaran tatap muka tetap dilakukan.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif