Surya Paloh Bakal Wisuda Ratusan Siswa Sekolah Sukma Bangsa
Chairman Media Group sekaligus pendiri Yayasan Sukma Bangsa, Surya Paloh. Foto: MI/Ramdani

Pidie: Sebanyak 474 siswa di seluruh jenjang Sekolah Sukma Bangsa (SSB) menamatkan pendidikannya di tahun ini. Dari jumlah itu, sebanyak 169 siswa akan diwisuda langsung oleh Chairman Media Group sekaligus pendiri Yayasan Sukma Bangsa, Surya Paloh di SSB Pidie besok, Sabtu, 12 Mei 2018.

Wisuda itu masuk dalam rangkaian Safari Konsolidasi Partai NasDem Tahap IV wilayah Sumatera. Safari berlangsung mulai 5 - 13 Mei 2018, dimulai dari Bengkulu dan berakhir di Pidie Jaya.


Direktur SSB Pidie Marthunis Bukhari menjelaskan, karena keterbatasan tempat, tidak memungkinkan bagoi 169 dari 474 siswa yang akan diwisuda ini untuk diwisuda di SSB Pidie.  Dua SSB lainnya, yakni Bireun dan Lhokseumawe hanya mengirim perwakilan masing-masing 15 wisudawan untuk mengikuti prosesi wisuda yang dihadiri langsung oleh Surya Paloh.

"Dari jumlah itu, ada 23 anak korban tsunami dan konflik Aceh yang ikut diwisuda nanti. Waktu SD mereka terpisah di tiga lokasi (Pidie, Bireun, dan Lhokseumawe) dan pada 2012 sewaktu mereka SMP itu dipindah semua ke Pidie," ungkap Marthunis saat berbincang dengan Medcom.id di Gampoeng Pineueng, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, Aceh.

Pada 14 Juli 2006, Presiden RI waktu itu, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meresmikan SSB. Peresmian itu menandakan dimulainya kegiatan belajar mengajar di tiga lokasi SSB.

Waktu itu, sebanyak 358 siswa yang mengampu pendidikan di ketiga sekolah tersebut menjadi angkatan pertama di setiap jenjang satuan pendidikan, baik di SD, SMP, maupun SMA. Seluruh siswa di angkatan pertama itu mendapat beasiswa pendidikan dari Yayasan Sukma Bangsa.

Selain menampung anak-anak korban konflik dan tsunami, SSB juga menerima murid umum. Khusus untuk siswa umum, dikenakan kewajiban membayar iuran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP). Jumlah SPP di masing-masing tingkat satuan pendidikan berbeda.

"Kalau SD untuk SPP sekarang ini Rp 325 ribu/bulan, SMP Rp 400 ribu/bulan, dan SMA Rp450 ribu/bulan. Itu belum termasuk dengan asrama. Kalau dengan asrama itu paketnya beda lagi, SMP jadi Rp 850 ribu/bulan dan SMA Rp 925 ribu/bulan," beber Marthunis.

Marthunis mengatakan, asrama hanya diperkenankan bagi murid SMP dan SMA. Penerapan asrama atau boarding schoolpun hanya dilakukan di SSB Pidie.


 



(CEU)