Yusro mengatakan masa pendaftaran TKA masih berlangsung sejak 27 Agustus 2026. Dalam satu bulan ke depan, sekolah diminta menuntaskan pendataan sekaligus memperbaiki data murid yang masih bermasalah.
"Per 27 Agustus 2026, masa pendaftaran masih berlangsung hingga tanggal 27 September 2026. Jadi masih banyak waktu Bapak dan Ibu untuk melakukan pendaftaran di TKA hingga tanggal 27 September 2026," kata Yusro dalam webinar Sapa Pendidikan, Kamis, 27 Agustus 2026.
| Baca juga: Kisi-kisi TKA SMA 2026 Semua Mapel Wajib, Cek di Sini! |
Menurut dia, waktu yang tersedia harus digunakan untuk menuntaskan berbagai persoalan administrasi. Sekolah juga diminta mendampingi murid dalam menentukan pilihan mata pelajaran TKA secara cermat.
Yusro menekankan keberhasilan penyelenggaraan TKA tidak hanya ditentukan pada hari pelaksanaan ujian. Kualitas data dan ketepatan perencanaan sejak masa pendaftaran menjadi faktor penting.
Ia juga meminta setiap satuan pendidikan segera memutakhirkan dan memverifikasi data murid melalui Dapodik maupun EMIS. Operator sekolah juga diminta memberikan layanan pendaftaran kepada para murid yang akan mengikuti TKA.
Selain itu, sekolah harus memastikan surat pernyataan keikutsertaan telah ditandatangani murid bersama orang tua atau wali. Daftar nominasi sementara juga harus diverifikasi secara teliti sebelum kepala satuan pendidikan menetapkan dan mengunggah Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM).
"Jangan menunda perbaikan data hingga mendekati batas akhir," pesan Yusro.
| Baca juga: Persiapan Ujian Oktober! Ini 15 Contoh Soal TKA Bahasa Inggris SMK 2026 dan Kunci Jawaban |
Ia juga meminta sekolah mulai menyiapkan kebutuhan teknis penyelenggaraan. Mulai dari infrastruktur, moda pelaksanaan, proktor, teknisi, hingga komunikasi kepada murid dan orang tua terkait simulasi serta gladi bersih.
Yusro menegaskan pemerintah tidak ingin ada murid kehilangan kesempatan mengikuti TKA hanya karena data belum diperbarui atau informasi mengenai pendaftaran belum diterima dengan baik. "Mari kita pastikan tidak ada murid yang kehilangan kesempatan hanya karena data belum diperbaharui atau informasi belum sampai," ujarnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda