Tulis. DOK Pexel
Tulis. DOK Pexel

Kata 'Hari' dan 'Tanggal' Ternyata Bisa Jadi Mubazir Lho, Kok Bisa?

Renatha Swasty • 29 Januari 2026 09:33
Ringkasnya gini..
  • Dalam konteks tertentu, kata 'hari', 'tanggal', dan 'bulan' memang tidak terlalu diperlukan sehingga dapat dianggap mubazir.
  • Sejumlah kata dalam konteks tertentu sifatnya berlebihan sehingga bisa dihilangkan tanpa mengubah makna kalimat.
  • Meskipun dalam beberapa konteks kata 'hari', 'tanggal', dan 'bulan' bisa dihilangkan, ada situasi di mana kata-kata ini justru sangat diperlukan.
Jakarta: Dalam penulisan bahasa Indonesia, ternyata ada kata-kata tertentu yang penggunaannya tidak selalu diperlukan. Kata seperti 'hari', 'tanggal', dan 'bulan' dalam konteks tertentu bisa dianggap mubazir atau berlebihan.
 
Namun, tahukah kamu? Tidak semua penggunaan kata tersebut bisa dihilangkan begitu saja. Ada aturan khusus yang perlu dipahami agar kalimat tetap efektif dan informatif.
 
Penasaran bagaimana aturannya? Yuk, simak penjelasan berikut ini dikutip dari akun Instagram @balaibahasajabar:

Kata yang Bisa Dihilangkan

Dalam konteks tertentu, kata 'hari', 'tanggal', dan 'bulan' memang tidak terlalu diperlukan sehingga dapat dianggap mubazir. Karena sifatnya yang berlebihan, kata-kata ini bisa dihilangkan tanpa mengubah makna kalimat.

Berikut beberapa contoh kalimat yang kata 'hari', 'tanggal', dan 'bulan' nya bisa dihapus:

1. "Seminar itu akan berlangsung hingga hari Kamis mendatang."

Dalam kalimat ini, kata 'hari' sebelum 'Kamis' sebenarnya tidak diperlukan karena 'Kamis' sudah jelas merujuk pada hari.

2. "Terhitung sejak tanggal 2 Januari 2026 KUHP yang baru telah resmi berlaku."

Kata 'tanggal' di sini mubazir karena angka '2 Januari 2026' sudah menunjukkan tanggal secara spesifik.

3. "Bulan Bahasa dirayakan setiap bulan Oktober."

Penggunaan kata 'bulan' sebelum 'Oktober' berlebihan karena 'Oktober' sudah jelas merujuk pada bulan.
   

Kata yang Tidak Boleh Dihilangkan

Ini poin paling penting, Sobat Medcom. Meskipun dalam beberapa konteks kata 'hari', 'tanggal', dan 'bulan' bisa dihilangkan, ternyata ada situasi di mana kata-kata ini justru sangat diperlukan.
 
Kata 'hari', 'tanggal', dan 'bulan' yang didahului kata depan "pada" umumnya memiliki nilai informatif yang tinggi atau sangat diperlukan. Dengan demikian, pada kalimat berikut kata-kata tersebut tidak dapat dihilangkan.

Contoh Penggunaan dengan 'Pada'

Berikut beberapa contoh kalimat di mana kata 'hari', 'tanggal', dan 'bulan' harus tetap dipertahankan:

1. "Dia akan datang pada hari Rabu."

Dalam kalimat ini, frasa "pada hari Rabu" memberikan informasi waktu yang spesifik dan sangat diperlukan, sehingga kata 'hari' tidak boleh dihilangkan.

2. "Pertemuan itu akan dilaksanakan pada tanggal 13 Februari 2026."

Penggunaan "pada tanggal" di sini sangat informatif dan memberikan kejelasan waktu yang pasti, sehingga kata 'tanggal' wajib dipertahankan.

3. "Pembangunan jalan tol itu diperkirakan akan selesai pada bulan Oktober."

Frasa "pada bulan Oktober" memberikan nilai informatif yang spesifik terkait waktu penyelesaian, sehingga kata 'bulan' tidak dapat dihapus.
 
Jadi, kuncinya adalah memahami konteks kalimat dan nilai informatif yang ingin disampaikan. Nah, bagi Sobat Medcom yang ingin menulis dengan baik dan benar, tidak ada salahnya mulai memperhatikan penggunaan kata 'hari', 'tanggal', dan 'bulan' dalam tulisan.
 
Cukup pahami konteksnya, apakah kata tersebut mubazir atau justru diperlukan untuk memberikan informasi yang jelas. Semoga ulasan ini bermanfaat, ya! (Bramcov Stivens Situmeang)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan