Pusdiktan BPPSDMP bekerja secara online membahas revisi statuta Polbangtan (Foto:Dok)
Pusdiktan BPPSDMP bekerja secara online membahas revisi statuta Polbangtan (Foto:Dok)

Tingkatkan Kualitas SDM Pertanian, BPPSDMP Lakukan Revisi Statuta Polbangtan

Pendidikan berita kementan
M Studio • 20 Mei 2020 23:41
Jakarta: Pandemi covid-19 yang masih melanda Indonesia saat ini tak menyurutkan semangat tim Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) Badan Penyuluhan Pertanian dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) untuk tetap bekerja secara online membahas revisi statuta Polbangtan.
 
Revisi statuta Polbangtan dilakukan pada Selasa, 19 Mei 2020.
 
Menanggapi revisi tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Dedi Nursyamsi mengatakan pendidikan vokasi pertanian ditujukan untuk membangun milenial pertanian Indonesia berkualitas, yang mampu menghasilkan job creator dan job seeker. Oleh sebab itu, Polbangtan perlu memiliki ciri khas tersendiri sebagai ‘nilai jual’ tanpa mengesampingkan sinergi baik antar instansi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sinergi antar-instansi terkait diperlukan untuk menghasilkan makin banyak petani milenial," ucap Dedi Nursyamsi.
 
Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Dr Idha Widi Arsanti, SP, MP melalui aplikasi Zoom menyampaikan terdapat hal-hal krusial untuk melakukan revisi statuta, yaitu masing-masing perguruan tinggi (PT) memiliki statuta, setiap Polbangtan memiliki kekhasan yang didukung oleh keragaman program studi dan potensi institusinya, persyaratan jabatan Direktur Politeknik Pasal 28 Ayat 1 E perlu dilakukan penyesuaian, serta penyelarasan visi dan misi Polbangtan dengan Kementerian Pertanian.
 
Hal itu dilakukan dengan tujuan agar penyelenggaraan pendidikan atau penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi di masing-masing Polbangtan berjalan dengan baik dan optimal.
 
Revisi statuta Polbangtan dinilai perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kebijakan pemerintah terkait perampingan eselon III dan IV.
 
“Hal-hal yang didiskusikan akan dijadikan draf dan akan dibahas dengan Biro OK terkait usulan revisi statuta, tetapi beberapa poin dapat disepakati terkait dengan persyaratan direktur. Narasi akan disampaikan dan dibahas secara langsung (tidak secara online) dengan tim dari Biro OK,” ujar Inneke, Kepala Bidang Penyelenggaraan Pendidikan yang baru.
 
Setiap Polbangtan perlu membuat kesepakatan agar terdapat standar yang sama dalam hal visi dan misi.
 
“Hal-hal mengenai struktural sebaiknya disepakati bersama setiap Polbangtan agar memiliki standar yang sama mengenai visi, misi, serta tujuan,” ucapAriel Ramadhan selaku Tim dari Biro Hukum.
 

(ROS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif