Ilustrasi industri tempe. Foto: Dok. Kemendikbudristek
Ilustrasi industri tempe. Foto: Dok. Kemendikbudristek

Mengenal Bioteknologi: Pengertian, Jenis, dan Contoh Penerapannya

Citra Larasati • 18 Mei 2022 15:38
Jakarta:  Bagaimana jadinya jika manusia mengonsumsi bakteri? Meski terkesan tidak higienis, faktanya manusia sering mengonsumsi mikroorganisme itu dalam kehidupan sehari-hari.
 
Tempe, kecap, dan nata de coco merupakan beberapa contoh makanan hasil bioteknologi dari bakteri. Berbicara tentang bioteknologi, sebenarnya apa itu? Mengapa bisa mengubah bakteri menjadi makanan?
 
Bioteknologi sebenarnya tak cuma menghasilkan makanan, tetapi juga banyak hal lainnya. Untuk mengupas lebih lanjut, simak pembahasan bioteknologi berikut ini yang dikutip dari laman Ruangguru.

Pengertian bioteknologi

Bioteknologi merupakan teknologi yang memanfaatkan makhluk hidup untuk menghasilkan atau memodifikasi produk. Makhluk hidup itu ada yang digunakan secara utuh, namun ada pula yang hanya dimanfaatkan bagian-bagian tertentunya saja.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam keadaan utuh artinya makhluk hidup langsung dipakai untuk menghasilkan produk atau jasa bioteknologi. Misalnya, ketika membuat nata de coco, langsung menggunakan bakteri Acetobacter xylinum secara utuh.
 
Jika hanya memanfaatkan bagian tertentu, itu berarti makhluk hidup tidak serta merta diolah begitu saja. Hanya bagian tertentu dari makhluk hidup, seperti enzim atau DNA-nya saja yang digunakan untuk menghasilkan produk bioteknologi.
 
Produk hasil bioteknologi, khususnya makanan, yang terbuat dari mikroorganisme dipastikan tidak akan merusak kesehatan. Sebab, mikroorganisme itu sudah diuji dan diolah sedemikian rupa melalui proses bioteknologi.

Jenis bioteknologi

Bioteknologi dibedakan menjadi dua macam berdasarkan teknik pengolahannya. Kedua jenis itu ialah bioteknologi konvensional dan modern.
 
Bioteknologi konvensional merupakan bioteknologi yang memanfaatkan makhluk hidup atau mikroorganisme secara langsung. Mikroorganisme itu umumnya digunakan secara utuh.
 
Bioteknologi konvensional memanfaatkan cara atau prinsip yang alami, seperti fermentasi. Selain itu, menggunakan alat dan bahan sederhana, serta tidak memerlukan keahlian khusus dalam pembuatannya.
 
Skala produksi kecil dan biaya yang digunakan pada proses bioteknologi konvensional relatif lebih murah. Contoh produk yang dihasilkan antara lain yogurt, nata de coco, tempe, tapai, dan kecap.
 
Jenis yang kedua ialah bioteknologi modern, yaitu bioteknologi yang memanfaatkan mikroorganisme berupa bagian-bagian tertentu secara tidak langsung. Sesuai namanya, bioteknologi ini menggunakan alat dan bahan canggih nan modern.
 
Bioteknologi modern memanfaatkan cara atau prinsip yang modern atau lebih canggih, berupa rekayasa genetika, modifikasi gen, dan teknologi reproduksi. Skala produksi umumnya besar dengan biaya yang relatif mahal.
 
Berbeda dengan bioteknologi konvensional, diperlukan keahlian khusus dalam pembuatan produk bioteknologi modern. Contoh produknya antara lain hormon insulin sintetik, bayi tabung, tanaman transgenik, dan inseminasi buatan.

Contoh penerapan bioteknologi

Bioteknologi tak cuma dimanfaatkan untuk membuat produk makanan. Teknologi ini masif diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari farmasi, pertambangan, pertanian, peternakan, hingga reproduksi.
 
Bioteknologi salah satunya dimanfaatkan untuk memproduksi minuman anggur, memproduksi penisilin untuk industri farmasi, memproduksi biogas untuk industri sumber energi, bahkan melepas bijih emas untuk industri pertambangan.  Selain bidang industri, bioteknologi juga dimanfaatkan dalam bidang pertanian.
 
Contoh produknya ialah tanaman hidroponik dan kultur jaringan.  Sementara di bidang peternakan, bioteknologi digunakan untuk kloning dan vaksin hewan.
 
Baca juga:  Mengenal Fotosintesis, Cara Tumbuhan Mendapatkan Makanan
 
Adapun di bidang reproduksi, bioteknologi dimanfaatkan untuk bayi tabung dan inseminasi buatan.  Demikianlah pembahasan mengenai bioteknologi, materi Biologi yang kerap dijumpai di bangku kelas 9 SMP. Semoga bermanfaat! (Nurisma Rahmatika)
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif