Pendiri Ruang Guru, Adamas Belva Syah Devara. Foto: Zoom
Pendiri Ruang Guru, Adamas Belva Syah Devara. Foto: Zoom

Kualitas Pendidikan Indonesia Tertinggal 128 Tahun

Pendidikan Kualitas Pendidikan Metode Pembelajaran
Ilham Pratama Putra • 10 November 2020 16:53
Jakarta: Pendiri Ruang Guru, Adamas Belva Syah Devara mengatakan pendidikan di Indonesia saat ini masih jauh tertinggal. Menurutnya butuh waktu 128 tahun guna mengejar ketertinggalan tersebut.
 
"Untuk mengejar ketertinggalan, kita hitung setiap tahun skor PISA (Programme for International Student Assessment) naik berapa banyak? Nah, untuk mengejar ketertinggalan itu kira-kita butuh 128 tahun," kata Belva dalam konferensi daring, Selasa, 10 November 2020.
 
Bagi Belva, hal ini menjadi tantangan yang kian berat. Pasalnya ketertinggalan 128 tahun itu belum mempertimbangkan kendala yang terjadi di masa pandemi covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Artinya hadirnya covid-19 berpotensi besar memperbesar ketertinggalan pendidikan Indonesia dari kemajuan. Berbagai kendala pendidikan di masa pandemi menjadi penghambat majunya dunia pendidikan Indonesia itu sendiri.
 
"Dan pandemi ini makin berlipat-lipat lagi jauh ketertinggalannya," terusnya.
 
Baca juga:Jokowi Ajak Inovator Bertalenta Berkontribusi untuk Indonesia
 
Untuk itu pihaknya sangat fokus untuk membantu pemerintah menyelesaikan permasalahan pendidikan. Utamanya dengan menghapus ketimpangan dunia pendidikan dari segi ekonomi masyarakat.
 
Saat ini pihaknya membuat Ruangpeduli.org, warga pendidikan bakal diberikan bantuan agar dunia pendidikan tetap berjaya dan berkembang di tengah pandemi.
 
Melalui ruangpeduli.org, individu maupun lembaga dapat mengajukan program sosial pendidikan yang membutuhkan bantuan. Pihaknya meluncurkan ruangpeduli karena percaya bahwa gerakan peduli pendidikan bisa dibuat lebih terstruktur dan kolaboratif.
 
Harapannya, lewat ruangpeduli, akan ada lebih banyak individu dan lembaga yang terpanggil untuk berkontribusi bagi pendidikan Indonesia. Seluruh biaya tata kelola platform menjadi bagian dari CSR Ruangguru.
 
"Di dalam platform ini, kami juga tidak menerima dana sepeser pun dan tidak mengambil komisi dalam bentuk apapun. Ruangguru juga akan turut membantu beberapa program terpilih,” tutup Belva.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif