Desain logo ini menjadi simbol perpaduan budaya, keberagaman, dan semangat kebangsaan dalam menyongsong perayaan Tahun Kuda Api. Peluncuran dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Ketua Umum Panitia Imlek Nasional, Irene Umar.
Sebelum membahas lebih lanjut mengenai logo dan tema Imlek Nasional 2026, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu tentang perayaan Imlek itu sendiri. Simak selengkapnya.
Apa itu Imlek?
Melansir dari laman Forbes, Tahun Baru Imlek dikenal sebagai Tahun Baru Lunar atau Festival Musim Semi. Perayaan ini dimulai pada Selasa, 17 Februari 2026 dan menandai awal Tahun Kuda Api, yang terakhir kali muncul pada 1966.Dirayakan oleh jutaan orang di seluruh dunia, hari raya ini mengikuti kalender lunisolar dan selalu dimulai pada tanggal bulan baru kedua setelah titik balik matahari musim dingin setiap Desember. Tahun 2026 menjadi istimewa karena bulan baru tersebut bertepatan dengan gerhana matahari cincin langka dan penampakan pertama bulan sabit Ramadan.
Sehingga menjadikannya salah satu hari yang paling signifikan secara astronomi dan budaya dalam tahun ini. Perayaan Tahun Baru Imlek biasanya berlangsung selama 15 hari dan berakhir dengan Festival Lentera pada bulan purnama berikutnya.
Kini saatnya kita mengenal lebih dekat tema yang diusung dalam perayaan Imlek Nasional tahun ini. Berikut penjelasannya.
Tema Imlek Nasional 2026
Tema “Harmoni Imlek Nusantara” dipilih untuk mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus semangat kebersamaan di tengah keberagaman. Melalui tema ini, perayaan Imlek Nasional diharapkan tidak sekadar menjadi acara seremonial tahunan, tetapi juga menjadi ruang pemersatu bagi seluruh masyarakat Indonesia dari berbagai latar belakang.Tema tersebut juga membawa pesan mendalam tentang pentingnya menjaga harmoni dan toleransi antarbudaya. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyatakan bahwa tujuan penyelenggaraan Imlek Festival adalah menjadikannya sebagai agenda tahunan berskala nasional dan internasional.
“Tujuan kami adalah menjadikan Imlek Festival sebagai event tahunan agar masyarakat tidak perlu ke luar negeri untuk menikmati perayaan Imlek yang meriah. Ini sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara paling inklusif, di mana Imlek dan Ramadan dapat dirayakan secara berdampingan dengan damai,” ujar Irene dikutip dari laman Metrotvnews, Jumat 6 Februari 2026.

Logo Imlek 2026. Foto: Instagram Jakarta.Creative
Filosofi Logo Resmi Imlek Nasional 2026
Logo Imlek Nasional 2026 hadir dengan desain yang sarat akan makna budaya dan filosofi kebangsaan. Secara keseluruhan, logo ini terdiri dari beberapa unsur penting yang saling melengkapi. Simak selengkapnya.Kuda Lumping sebagai Ikon Utama
Desain logo menampilkan sosok kuda dengan sentuhan budaya lokal Indonesia. Kuda lumping dipilih sebagai representasi kekhasan Nusantara sekaligus melambangkan karakter Tahun Kuda Api dalam penanggalan Imlek. Unsur ini mencerminkan kekuatan, ketangguhan, serta semangat pantang menyerah yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.Elemen Api pada Mata Kuda
Elemen api yang terdapat pada bagian mata kuda merepresentasikan semangat, energi, serta optimisme dalam menyongsong Tahun Baru Imlek 2026. Api juga melambangkan semangat yang berkobar untuk terus maju dan berkembang.Makna Warna
Warna-warna yang digunakan dalam logo memiliki makna filosofis yang mendalam:Merah dan Putih mencerminkan warna yang mendominasi logo mencerminkan identitas nasional Indonesia, menunjukkan bahwa perayaan Imlek adalah bagian integral dari kebhinekaan bangsa.
Imlek Festival 2026 dijadwalkan berlangsung selama lebih dari dua pekan, mulai 17 Februari hingga 3 Maret 2026. Rangkaian acara juga dijadwalkan akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto dalam agenda kebangsaan dan doa bersama, menandai pentingnya perayaan ini sebagai momentum persatuan nasional.
Dengan tema “Harmoni Imlek Nusantara” dan logo yang penuh makna ini, perayaan Imlek Nasional 2026 diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Indonesia akan pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi beragama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News