Seleksi penerimaan mahasiswa baru pada 2023 di perguruan tinggi negeri (PTN) bakal berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun depan bakal disebut SNBP dan SNBT.
Meskipun namanya berbeda, namun seleksi masih sama, yakni SNBP diseleksi berdasarkan prestasi dan SNBT diseleksi berdasarkan tes, dan adapula Jalur Mandiri. Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BP3) telah mengumumkan jadwal seleksi masuk PTN. Simak yuk jadwal SNBP dan SNBT supaya enggak kelewatan dikutip dari laman AkuPintar:
Jadwal SNBP 2023
- Pembuatan akun SNPMB: 16 Januari–15 Februari 2023
- Sosialiasi PDSS: 1 Desember 2022–8 Februari 2023
- Sosialisasi SNBP: 1 Desember 2022–28 Februari 2023
- Launching kegiatan PMB: 3 Januari 2023
- Penetapan siswa eligible: 3 Januari–8 Februari 2023
- Pengisian PDSS: 9 Januari–9 Februari 2023
- Pendaftaran SNBP: 14–28 Februari 2023
- Pengumuman hasil SNBP: 28 Maret 2023
Adapun persyaratan untuk pelamar SNBP:
Pertama, akreditasi sekolah menentukan berapa banyak siswa eligible mengikuti SNBP. Sekolah dengan akreditasi A dapat mengajukan 40 persen siswa terbaik, akreditasi B 25 persen, dan akreditasi C 5 persen. Bersama dengan kuota PTN, kuota sekolah juga memengaruhi peluangmu di seleksi masuk PTN 2023 jalur SNBP.
Kedua, peluan lolos SNBP turut dipengaruhi nilai rapor. Apakah nilai rapormu dapat memasukkanmu ke dalam kuota siswa terbaik di sekolahmu? Semua tergantung dari nilai rerata semua mata pelajaran mulai semester I-V. Apabila nilaimu sama dengan siswa lain, sekolah dapat menambahkan kriteria lain untuk menyaring peringkat terbaik.
Berikutnya, ketentuan pemilihan program studi pada seleksi masuk PTN 2023 jalur SNBP masih sama seperti tahun sebelumnya. Kamu dapat memilih dua prodi dari satu PTN atau dua PTN, asalkan salah satunya berada di PTN yang masih dalam satu provinsi dengan asal sekolahmu. Apabila memilih satu prodi saja, kamu bebas memilih PTN di provinsi mana pun.
Mengenai pemilihan program studi dalam seleksi masuk PTN 2023 jalur SNBP, ada yang penting nih, Sobat Medcom. Untuk SNBP 2023, kamu bebas memilih prodi terlepas dari jurusanmu sekarang di sekolah, entah IPA, IPS, ataupun Bahasa. Biaya SNBP ditanggung oleh pemerintah, jadi sebagai peserta tidak harus membayar apa pun.
Salah satu syarat peserta SNBP dan SNBT 2023 adalah portofolio. Apabila prodi pilihanmu di SNBP adalah olahraga, seni rupa desain dan kriya, tari, teater, musik, seni karawitan, etnomusikologi, fotografi, film dan televisi, atau seni pedalangan, kamu harus mengunggah portofolio.
Jadwal UTBK-SNBT 2023
- Pembuatan akun SNPMB: 16 Februari–3 Maret 2023
- Sosialisasi UTBK-SNBT: 1 Desember 2022–14 April 2023
- Pendaftaran UTBK-SNBT: 23 Maret–14 April 2023
- Pelaksanaan UTBK Gelombang 1: 8–14 Mei 2023
- Pelaksanaan UTBK Gelombang 2: 22–28 Mei 2023
- Pengumuman hasil SNBT: 20 Juni 2023
- Masa unduh sertifikat UTBK: 26 Juni–31 Juli 2023
Jumlah hari dan sesi UTBK akan mengikuti jumlah peserta. Materi tes meliputi Tes Potensi Skolastik (TPS), penalaran Matematika, Literasi dalam Bahasa Indonesia, dan Literasi dalam Bahasa Inggris dengan alokasi waktu ujian 195 menit.
Persyaratan SNBT 2023:
Peserta harus memiliki akun SNPMB. SNBT dapat diikuti siswa kelas 12 pada 2023 atau peserta Paket C 2023. Alumni juga dapat mengikuti SNBT 2023, dengan tahun lulus sekolah atau Paket C pada 2021 dan 2022.
Peserta Paket C dibatasi umur maksimal 25 tahun per 1 Juli 2023. Kalian yang sudah dinyatakan lolos di seleksi masuk PTN 2023 jalur SNBP tidak boleh mengikuti SNBT.
Setiap peserta, baik dari IPA, IPS, maupun Bahasa, diizinkan memilih dua prodi di satu PTN atau masing-masing satu prodi di dua PTN, secara merdeka dan bertanggung jawab.
Ketentuan berikutnya, dalam pendaftaran PTN 2023 jalur SNBT pembayaran biaya sebesar Rp200 ribu oleh setiap peserta. Perlu diperhatikan pula, hasil UTBK 2023 berlaku untuk penerimaan mahasiswa baru 2023 saja.
Jangan lupa dengan portofolio yang menjadi syarat peserta SNBP dan SNBT 2023. Khususnya buat kalian yang memilih program studi bidang seni dan olahraga. Ketentuan di SNBT ini sama dengan di SNBP.
Jadwal Seleksi Mandiri 2023
Sobat Medcom juga dapat mengikuti seleksi Jalur Mandiri. Seleksi ditujukan untuk menyaring calon mahasiswa pada Program D3, D4/Sarjana Terapan, dan Sarjana/S1.Untuk Seleksi Mandiri, harus menunggu pengumuman resmi dari tiap-tiap PTN. Biasanya, Seleksi Mandiri diselenggarakan setelah pengumuman hasil SNBT.
| Baca juga: Pengumuman Kuota Sekolah Sore Ini, Cek Link-nya di Sini |
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda