Logo Pesta Sains Nasional IPB University. Dok IPB
Logo Pesta Sains Nasional IPB University. Dok IPB

Pesta Sains Nasional IPB, Momen Tingkatkan Peringkat PISA

Pendidikan pelajar Pendidikan Tinggi
Arga sumantri • 13 Oktober 2020 11:51
Bogor: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Pertanian Bogor (IPB) University kembali menggelar Pesta Sains Nasional (PSN). Meskipun digelar secara daring, perhelatan PSN tahun ini tetap semarak dengan diikuti lebih dari 1.500 siswa-siswi dari 150 SMA berbagai daerah di Indonesia.
 
Dekan FMIPA IPB University, Sri Nurdiati mengatakan, PSN ini dapat menjadi salah satu momentum meningkatkan peringkat Indonesia dalam Program International Student Assesment (PISA). PISA merupakan progam penilaian pelajar internasional yang diselenggarakan tiga tahunan untuk menguji dan memeringkat performa akademis anak-anak sekolah di seluruh dunia. Adapun bidang yang dinilai adalah tingkat baca, kemampuan dalam bermatematika dan sains.
 
"Ini momentum yang tepat untuk meningkatkan peringkat Indonesia dalam PISA. Karena di PSN ada berbagai macam lomba seperti statistika, meteorologi, biologi, kimia, matematika, komputasi, dan juga fisika," kata Sri melalui siaran pers, Selasa, 13 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tidak hanya bidang sains, PSN tahun ini juga membuka cabang lomba karya tulis ilmiah populer. Pelaksanaan PSN dilakukan selama dua hari, yaitu 10-11 Oktober 2020.
 
Rektor IPB University Arif Satria mengapresiasi peserta yang ikut berpartisipasi dalam PSN meski dilaksanakan secara daring. Melalui PSN ini, Arif mengajak peserta untuk terus berinovasi dan berkreasi meskipun masih ada pandemi.
 
"Adanya pandemi covid-19 ini menjadi tantangan untuk kita. Tetapi setiap tantangan akan menjadi peluang untuk menghasilkan inovasi-inovasi unggul seperti komputer, handphone dan berbagai inovasi dunia lain yang kita nikmati saat ini," ujar Arif.
 
Arif menjelaskan, ajang PSN diharapkan dapat mendorong kreativitas karena peserta dituntut memecahkan suatu masalah. Dengan kreativitas tersebut dapat menjadi modal untuk menghadapi tantangan ke depan.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif