Suasan workshop penulisan cerpen yang digagas Alinea. Foto: Istimewa
Suasan workshop penulisan cerpen yang digagas Alinea. Foto: Istimewa

Perkumpulan Penulis Alinea Bagikan Tips Mudah Menulis Cerpen

Media Indonesia.com • 11 April 2022 23:24
Jakarta: Menulis fiksi, apakah cerita pendek (cerpen), novel, dan jenis tulisan lainnya, sebenarnya mudah untuk dilakukan. Tentunya jika kita konsisten mau mencoba dan terus menulis berbagai ide yang muncul di kepala. 
 
"Baik buruknya tulisan, tinggal pembaca yang menilai. Yang penting kita sudah menulis dan terus memperbaiki tulisan kita sesuai dengan pakem yang ada,” ujar cerpenis Kurnia Effendi dalam workshop penulisan bertema "Piknik Kata-Kata" yang digagas perhimpunan penulis Alinea, Senin, 11 April 2022. 
 
Kegiatan workshop penulisan kreatif ini rencananya dilakukan rutin oleh Alinea. Untuk kegiatan perdana, Kurnia Effendi hadir bersama Alberthiene Endah memberikan tips bagaimana cara menulis cerpen dengan baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kegiatan dilakukan secara hybrid, yakni luring dan daring. Kegiatan ini bekerja sama dengan Perpustakaan Baca di Tebet, Jakarta Selatan.
 
Kurnia Effendi berpesan jangan berhenti menulis. Sebab, keterampilan mengolah kata itu akan semakin terasah dan hasilnya semakin baik jika kita terus menulis.
 
Kurnia mengatakan cerpen itu sifatnya habis dibaca sekali duduk. Artinya, pembaca dengan cepat bisa mencerna isi cerita di dalam cerpen. 
 
"Jadi, dalam cerpen sebaiknya memang hanya ada satu batang cerita," kata dia.
 
Untuk memantik diskusi, Kurnia yang menulis cerpen sejak 1978 itu memaparkan sejumlah teori penulisan cerpen yang diberi label penulisan kreatif. Penjelasannya mulai dari tema, alur cerita, latar, teknik atau sudut pandang, dan bagaimana mengolah konflik dalam cerita.
 
"Membangun konflik dalam cerpen itu penting. Bagaimana tokoh yang ada dalam cerita saling berselisih. Konflik yang paling menarik tentunya yang mengandung ironi. Bagaimana endingnya, ya terserah penulis,” kata lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) itu.
 
Baca: Ruang Publik Harus Diwarnai Karya Sastra dan Kegiatan Budaya
 
Alberthiene Endah mengaku senang dengan terselenggaranya acara "Piknik Kata-kata" ini. "Ini luar biasa. Banyak penulis yang hadir di sini. Ini awal yang baik bagi perkumpulan Alinea untuk terus merealisasikan program-program,” kata Endah.
 
Presidium Aline yang terdiri atas Putu Fajar Arcana, Imelda Akmal, dan Mardiyah Chamim, hadir dalam acara ini. Sejumlah penulis dan produser juga hadir, antara lain Sekar Ayu Asmara, Magdalena Sitorus, Sihar Ramses Simatupang, Nirwana Yoga, dan Yuli Andiono.
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif