Anne Gregory profesor kehumasan dari Inggris yang kini menjadi Adjunct professor di LSPR. Foto: Branda ANT/LSPR
Anne Gregory profesor kehumasan dari Inggris yang kini menjadi Adjunct professor di LSPR. Foto: Branda ANT/LSPR

Pakar Kehumasan Inggris Anne Gregory Jadi Adjunct Professor di LSPR

Antara • 12 Maret 2022 00:25
Jakarta:  London School of Public Relation (LSPR) menggandeng Anne Gregory, seorang pakar kehumasan dari Inggris menjadi adjunct profesor atau profesor tambahan di institut komunikasi dan bisnis itu.  Hal ini guna meningkatkan mutu pendidikan di LSPR.
 
"Ini adalah pencapaian yang luar biasa bagi LSPR untuk memiliki salah satu Profesor Humas di dunia untuk menjadi bagian dari keluarga LSPR," kata Pendiri dan CEO LSPR, Prita Kemal Gani melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, 11 Maret 2022.
 
Ia mengatakan, pihaknya merasa sangat terhormat memiliki Anne Gregory sebagai profesor di LSPR yang kini berusia 30 tahun. Sebagai adjunct professor, Anne Gregory akan berperan mempersiapkan program akademik LSPR menjadi berstandar global dan menumbuhkan budaya penelitian.

"Professor Anne Gregory, profesor terbaik kelas dunia dalam kajian public relations, memiliki banyak riset dan mempublikasikan buku terkait public relations yang menjadi dasar dan pedoman akademik LSPR," kata Prita.
 
Pengangkatan Anne Gregory sebagai adjunct professor, lanjut dia, sejalan dengan visi LSPR untuk selalu menjadi kampus yang terbaik di bidang kehumasan Indonesia maupun di ASEAN dan dunia.
 
Lebih jauh diungkapkan Anne telah mempublikasikan lebih dari 100 book chapters, artikel jurnal dan scholar, dan juga berperan sebagai editor jurnal Communication Management.  Tahun lalu, dia berhasil mendapatkan penghargaan Atlas Award dari the Public Relations Society of America dan the Outstanding Achievement Award from the Canadian Public Relations Society.
 
Selain itu, Anne juga mendapatkan The Sir Stephen Tallents Medal from the CIPR, the Distinguished Pathfinder Award for Research from the US Institute for Public Relations and the Premio Internacional Award from the Portuguese Business Communication Association.
 
"Ini merupakan kesempatan yang berharga untuk saya dipilih menjadi Professor di LSPR, Indonesia. Selama beberapa tahun, saya memiliki ketertarikan untuk aktif dalam penulisan ilmiah dalam global akademi dan berkontribusi dalam bidang pendidikan," kata Anne dalam inagurasinya.
 
Dalam kesempatan tersebut Anne Gregory mempresentasikan Global Capability Framework pertama dan satu-satunya di dunia yang menjadi tonggak bagi profesi kehumasan. Ia mengemukakan framework itu dikembangkan dan bagaimana dapat digunakan untuk memastikan bahwa setiap praktisi humas dapat melakukan yang terbaik dan memberi kontribusi pada profesi global.
 
Sementara itu Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo, Usman Kansong yang hadir pada acara itu mengatakan, berdasarkan Asia Pacific Communication Monitor (APCM) 2021 ada beberapa aspek terpenting dalam manajemen komunikasi hingga tahun 2023.  Yaitu mengatasi evolusi digital dan web sosial, menggunakan big data dan algoritma untuk komunikasi.
 
Baca juga:  Pakar Komunikasi Ana Nadhya Abrar Dikukuhkan Jadi Guru Besar UGM
 
Selain itu membangun dan memelihara kepercayaan, penguatan peran fungsi komunikasi untuk pengambilan keputusan oleh manajemen puncak.  Juga berurusan dengan pembangunan berkelanjutan dan tanggung jawab sosial.
 
"Kerja sama ini akan menjadi langkah signifikan dalam meningkatkan kinerja lembaga ini, menaikkan peringkat LSPR, dan juga mengembangkan kapasitas sumber daya manusianya," kata Usman.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan