SMPD merupakan wujud nyata komitmen Universitas Brawijaya dalam mewujudkan pendidikan inklusif yang setara bagi semua kalangan. Melalui jalur ini, UB memberi ruang bagi calon mahasiswa penyandang disabilitas untuk bersaing sesuai dengan bakat dan minat mereka.
Proses seleksi tidak hanya berhenti pada penilaian administratif semata, melainkan mencakup serangkaian tahapan komprehensif. Mulai dari tes kesiapan akademik hingga wawancara langsung bersama ketua program studi, seluruh tahapan dirancang untuk memastikan kesesuaian calon mahasiswa dengan program yang dipilih.
Melalui jalur ini, UB menawarkan puluhan program studi dari berbagai fakultas yang terbuka bagi ragam jenis disabilitas. Hal ini mencerminkan keseriusan UB dalam memastikan bahwa setiap penyandang disabilitas mendapatkan pilihan pendidikan yang sesuai dengan kondisi dan potensinya.
Berikut informasi lengkap mengenai Jalur SMPD UB tahun 2026 yang dikutip dari laman resmi selma.ub.ac.id:
Tahapan Jalur SMPD UB 2026
Jalur SMPD 2026 terdiri dari beberapa tahap yang harus dilalui, di antaranya:- Pendaftaran online peserta
- Seleksi administrasi berdasarkan Nilai Rapor, Prestasi Akademik dan Non-Akademik
- Tes College Readiness dan Digital Literacy secara online
- Wawancara dan verifikasi kondisi disabilitas calon mahasiswa secara online
- Wawancara dengan Ketua Program Studi atau Ketua Departemen secara online
- Pengumuman hasil seleksi
Jadwal Jalur SMPD UB 2026
- Pendaftaran online, pembayaran, dan pengunggahan berkas melalui SELMA UB: 7-28 Mei 2026
- Briefing ujian secara daring untuk peserta SMPD: 29 Mei 2026
- Tes College Readiness dan Digital Literacy: 3-4 Juni 2026
- Wawancara dan Verifikasi Kondisi Disabilitas: 5 Juni dan 8 Juni 2026
- Wawancara dengan Ketua Program Studi/Ketua Departemen: 9-11 Juni 2026
- Pengumuman Hasil Seleksi Akhir: 19 Juni 2026
Persyaratan Umum Pendaftaran Jalur SMPD UB 2026
Calon pendaftar wajib memenuhi persyaratan berikut:- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Penyandang disabilitas
- Lulusan SMA/SMK/MA/SMALB atau sederajat tahun 2024, 2025, atau 2026
- Lulusan tahun 2024 dan 2025 wajib sudah memiliki ijazah
- Lulusan tahun 2026 yang belum memiliki ijazah wajib melampirkan Surat Keterangan Lulus yang memuat identitas diri, foto berwarna terbaru, dan telah disahkan oleh sekolah (stempel terkena foto)
- Lulusan sekolah di luar negeri wajib memiliki surat penyetaraan ijazah dari Kemdikbud
- Memiliki NISN yang terdaftar dengan NPSN
- Mampu menggunakan komputer, mengoperasikan aplikasi Zoom Meeting, dan Safe Exam Browser
Tata Cara Pendaftaran Jalur SMPD UB 2026
- Kunjungi laman https://admisi.ub.ac.id dan isi data awal menggunakan email yang valid
- Pilih menu Pendaftaran SMPD 2026 dan lakukan request kode pembayaran
- Simpan Kode Pembayaran 13 digit yang diperoleh
- Bayar biaya pendaftaran melalui Bank BNI, Bank Mandiri, atau Bank BRI (teller, ATM, atau internet banking) mulai 7–28 Mei 2026
- Lakukan konfirmasi pembayaran di laman admisi dan simpan/fotokopi struk pembayaran sebagai bukti cadangan
- Isi formulir online dan unggah seluruh dokumen persyaratan
- Lakukan finalisasi pendaftaran
- Cetak kartu peserta
Dokumen yang Wajib Diunggah
- Bukti pembayaran biaya pendaftaran
- Kartu tanda peserta SMPD
- Pas foto 4×6 sebanyak 2 lembar (berwarna atau hitam putih)
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK)
- SKHUN, SKL, atau Ijazah (untuk lulusan 2026 yang belum memiliki ijazah)
- Ijazah asli SMA/SMK/SMALB/MA (untuk lulusan 2024 dan 2025)
- Rapor semester X ganjil, X genap, XI ganjil, XI genap, XII ganjil, dan XII genap
- Surat keterangan disabilitas yang ditandatangani dan distempel resmi oleh rumah sakit, puskesmas, atau lembaga yang diakui pemerintah (format unduhan: ub.ac.id/surat_keterangan_disabilitas/)
- Surat rekomendasi dari guru/wali kelas/kepala sekolah yang ditandatangani dan distempel resmi (format unduhan: pld.ub.ac.id/rekomendasi_guru/)
- Informasi besaran pendapatan orang tua
- Sertifikat keterlibatan di komunitas atau organisasi
- Sertifikat prestasi unggul (3 prestasi terbaik), yang dapat meliputi:
- Prestasi akademik, olahraga, seni, dan keagamaan tingkat Internasional, Regional, atau Nasional (Juara I-III, Harapan I-III, atau Peserta)
- Hafiz Al-Qur'an (5, 10, 20, atau 30 Juz)
Ketentuan Pemilihan Program Studi
Setiap pendaftar dapat memilih maksimal 2 (dua) program studi dengan ketentuan sebagai berikut:- Peserta dari jurusan IPA dapat memilih 2 program studi campuran, yaitu 1 Saintek dan 1 Soshum, atau keduanya dari kelompok Saintek maupun Soshum
- Peserta dari jurusan IPS hanya dapat memilih 2 program studi dari kelompok Soshum
- Program studi yang tersedia mencakup jenjang Diploma III (D3), Diploma IV (D4), dan Sarjana (S1)
- Urutan pemilihan program studi mencerminkan prioritas pilihan peserta
Persiapan Tes College Readiness dan Digital Literacy
Peserta yang lolos seleksi administrasi akan dihubungi melalui email pendaftaran. Untuk mengikuti tes ini, peserta perlu mempersiapkan:- Laptop atau komputer (PC) untuk mengakses soal ujian
- Ponsel (HP) yang telah terinstal aplikasi Zoom
- Safe Exam Browser yang instalasinya akan dipandu saat briefing daring pada 29 Mei 2026 (khusus peserta non-difabel netra)
- Koneksi internet yang stabil selama ujian berlangsung
Tahapan Wawancara
Peserta yang lolos Tes College Readiness dan Digital Literacy akan mengikuti dua tahap wawancara:- Wawancara Verifikasi Kondisi Disabilitas pada 5 dan 8 Juni 2026
- Wawancara ini meliputi konfirmasi kondisi disabilitas, kesiapan perkuliahan, dan literasi teknologi calon mahasiswa
- Wawancara dengan Kaprodi/Kadep pada 9-11 Juni 2026
- Wawancara langsung bersama Ketua Program Studi atau Ketua Departemen dari program studi pilihan calon mahasiswa
Daftar Program Studi yang Tersedia
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
- S1 Manajemen menerima disabilitas daksa
- S1 Kewirausahaan menerima disabilitas netra, pendengaran, wicara, dan daksa
- S1 Ekonomi Pembangunan menerima semua ragam disabilitas
- S1 Ekonomi Islam menerima semua ragam disabilitas
- S1 Ekonomi, Keuangan, dan Perbankan menerima disabilitas netra, pendengaran, dan daksa
- S1 Akuntansi menerima disabilitas netra, pendengaran, wicara, dan daksa
Fakultas Hukum
- S1 Ilmu Hukum menerima semua ragam disabilitas
Fakultas Ilmu Administrasi
- S1 Ilmu Administrasi Publik menerima disabilitas netra, pendengaran, wicara, dan daksa
- S1 Ilmu Perpustakaan menerima disabilitas netra, pendengaran, wicara, dan daksa
- S1 Administrasi Pendidikan menerima disabilitas netra, pendengaran, wicara, dan daksa
- S1 Ilmu Administrasi Bisnis menerima semua ragam disabilitas
- S1 Perpajakan menerima disabilitas netra, pendengaran, wicara, dan daksa
Fakultas Ilmu Budaya
- S1 Sastra Inggris menerima disabilitas netra dan daksa
- S1 Sastra Jepang menerima disabilitas daksa
- S1 Bahasa dan Sastra Prancis menerima disabilitas daksa
- S1 Bahasa dan Sastra Cina menerima disabilitas daksa
- S1 Pendidikan Bahasa Inggris menerima disabilitas netra dan daksa
- S1 Pendidikan Bahasa Jepang menerima disabilitas daksa
- S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia menerima disabilitas netra dan daksa
- S1 Seni Rupa Murni menerima disabilitas pendengaran, wicara, dan daksa
- S1 Antropologi menerima disabilitas pendengaran, wicara, dan daksa
Fakultas Ilmu Komputer
- S1 Teknik Informatika menerima disabilitas pendengaran dan daksa
- S1 Teknik Komputer menerima disabilitas pendengaran, wicara, dan daksa
- S1 Sistem Informasi menerima disabilitas daksa
- S1 Teknologi Informasi menerima disabilitas pendengaran dan daksa
- S1 Pendidikan Teknologi Informasi menerima disabilitas pendengaran dan daksa
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
- S1 Sosiologi menerima disabilitas netra, pendengaran, wicara, dan daksa
- S1 Ilmu Komunikasi menerima disabilitas netra, pendengaran, wicara, dan daksa
- S1 Psikologi menerima disabilitas netra, pendengaran, wicara, daksa, dan mental & psikososial
- S1 Ilmu Politik menerima semua ragam disabilitas
- S1 Ilmu Pemerintahan menerima disabilitas netra, pendengaran, wicara, dan daksa
- S1 Hubungan Internasional menerima disabilitas netra dan daksa
Fakultas MIPA
- S1 Kimia menerima disabilitas netra, pendengaran, wicara, daksa, dan mental & psikososial
- S1 Biologi menerima disabilitas daksa
- S1 Bioinformatika menerima disabilitas daksa
- S1 Fisika menerima disabilitas daksa
- S1 Instrumentasi menerima disabilitas pendengaran dan wicara
- S1 Ilmu Aktuaria menerima disabilitas netra
- S1 Matematika menerima disabilitas netra, pendengaran, wicara, dan daksa
- S1 Statistika menerima disabilitas netra, pendengaran, wicara, dan daksa
- S1 Sains Data menerima disabilitas netra, pendengaran, wicara, dan daksa
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
- S1 Ilmu Kelautan menerima disabilitas pendengaran, wicara, dan mental & psikososial
Fakultas Pertanian
- S1 Agribisnis menerima semua ragam disabilitas
Fakultas Peternakan
- S1 Peternakan (Kampus Utama) menerima disabilitas daksa
- S1 Peternakan di Luar Kampus Utama di Kediri menerima disabilitas daksa
Fakultas Teknik
- S1 Teknik Mesin menerima disabilitas intelektual dan mental & psikososial
- S1 Arsitektur menerima disabilitas pendengaran
- S1 Perencanaan Wilayah dan Kota menerima disabilitas pendengaran
- S1 Teknik Industri menerima disabilitas pendengaran dan daksa
Fakultas Teknologi Pertanian
- S1 Ilmu dan Teknologi Pangan menerima disabilitas netra, pendengaran, wicara, dan daksa
- S1 Bioteknologi menerima disabilitas netra, daksa, dan mental & psikososial
- S1 Teknik Pertanian menerima disabilitas daksa
- S1 Teknik Lingkungan menerima disabilitas daksa
- S1 Teknologi Industri Pertanian menerima disabilitas netra dan daksa
Fakultas Vokasi
- D3 Administrasi Bisnis menerima semua ragam disabilitas
- D3 Teknologi Informasi menerima disabilitas pendengaran, wicara, dan daksa
- S1 Terapan Desain Grafis menerima disabilitas pendengaran, wicara, dan daksa
- D3 Keuangan dan Perbankan menerima disabilitas daksa dan mental & psikososial
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News