UKDW dan POLRI menggelar FGD tentang Wawasan Kebangsaan. Foto:  Dok. UKDW
UKDW dan POLRI menggelar FGD tentang Wawasan Kebangsaan. Foto: Dok. UKDW

Memprihatinkan, Anak Lebih Kenal 'YouTuber' Ketimbang Pahlawan Nasional

Pendidikan Hari Pahlawan beasiswa osc Pendidikan Tinggi
Citra Larasati • 10 November 2020 18:23
Jakarta: Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol.Prabowo Argo Yuwono mengaku prihatin dengan banyaknya video di media sosial yang menunjukkan anak-anak Indonesia tidak lagi mengenal pahlawan nasional. Mereka kini lebih mengenal sosok para YouTuber yang sering dilihatnya di media sosial.
 
Kemudian yang lebih menyayat hati, kata Argo, banyak pelajar yang tidak tahu lagu-lagu nasional. "Mereka lebih tahu dan lebih hafal lagu-lagu di TikTok yang viral di media sosial. Inilah yang menjadi tantangan kita semua dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaan di tengah pandemi covid-19,” kata Argo dalam FGD di Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta yang mengangkat tema “Makna Penting Wawasan Kebangsaan dalam Menumbuhkan
Ketahanan Nasional di Tengah Pandemi”, dalam siaran pers, Selasa, 10 November 2020.
 
Argo menyebutkan, meskipun saat ini para siswa dan mahasiswa tengah melakukan adaptasi dalam masa adaptasi kebiasaan baru untuk menghadapi pandemi covid-19, namun masyarakat tetap tidak boleh lengah dalam menerapkan nilai-nilai kebangsaan. Sebab anak-anak inilah yang nantinya akan menjadi penerus bangsa, dan pemimpin bangsa di masa depan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk itu, Argo mengajak semua pihak untuk bergotong royong membantu mempertahankan nilai-nilai kebangsaan agar tertanam dan tidak luntur di tengah kemajuan teknologiyang terus melejit di tengah pandemi covid-19. Sehingga kelak anak-anak penerus bangsa mempunyai nilai nasionalisme yang tinggi.
 
Baca juga:Rektor Unpad: Hari Pahlawan Momentum Melawan Permasalahan Bangsa
 
Dalam sambutannya, Rektor UKDW, Henry Feriadi menyampaikan apresiasi kepada
Polri atas terselenggaranya acara ini. Henry mengakui bahwa pandemi covid-19 sedikit banyak telahmemporakporandakan harmoni kehidupan antarsesama umat, antarwarga bangsa.
 
"Makin relevanbagi kita semua di tengah pandemi ini dibutuhkan kebersamaan untuk saling membantu. Berbincang danbersama-sama berjalan menghadapi masa pandemi ini untuk memulihkan keadaan dan perekonomian demikesejahteraan masyarakat Bersama. Karena itu kita perlu kembali melakukan gerakan bersama untukmempererat kembali harmoni kebangsaan antarsesama komponen bangsa," tuturnya.
 
Terkait hal itu, Kesbangpol DIY Joko Nuryanto juga mengingatkan pentingnya sosialisasi mengenai wawasan kebangsaan sejak dini kepada masyarakat. Ia mengingatkan, bahwa wawasan kebangsaan memuat setidaknya empat hal yang mengikat semua warga negara, yaitu Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika, serta NKRI.
 
"Wawasan kebangsaan diharapkan memengaruhi perilaku kepada setiap warga negara dalam posisi apapun," tutur Djoko.
 
Divisi Humas Polri bekerja sama dengan perguruan tinggi mitra Beasiswa Online Scholarship Competition (OSC), UKDW, menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada hari Sabtu, 7 November 2020. Diskusi tersebutmengusung tema “Makna Penting Wawasan Kebangsaan dalam Menumbuhkan Ketahanan Nasional di Tengah Pandemi”.
 
Adapun pembicara yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol.Prabowo Argo Yuwono, Kesbangpol DIY Joko Nuryanto, Dosen Fisipol UGM Dafri Agussalim,serta Dosen Fakultas Kependidikan dan Humaniora UKDW Endah Setyowati.
 
AcaraFGD tersebut diselenggarakan dengan tatap muka yangmengacu pada protokol kesehatan. Sementara itu pada kesempatan yang sama, FGD juga dikuti oleh peserta
lewatZoom meetingdanYouTubechannel.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif