Ilustrasi SPMB. Dok BKHM Kemendikdasmen
Ilustrasi SPMB. Dok BKHM Kemendikdasmen

Peta Daya Tampung SPMB Jabar 2026, Hitung Peluang Lolosmu

Ilham Pratama Putra • 11 Juni 2026 10:25
Ringkasnya gini..
  • Jawa Barat menyediakan total 909.183 kursi SMA, SMK, dan MA negeri maupun swasta untuk menampung 826.996 lulusan SMP/MTs sederajat pada SPMB 2026.
  • Daya tampung sekolah negeri mencapai 43,9 persen dari total kapasitas, sementara sisanya berasal dari sekolah swasta dan madrasah.
  • Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga telah menghadirkan Sekolah Manusia Unggul (Maung) di 28 SMA dan 13 SMK
Jakarta: Untuk kamu yang mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Jawa Barat, pemetaan daya tampung sekolah penting untuk diketahui. Instagram @humas_jabar kini telah merilis peta daya tampung SPMB 2026 di Jawa Barat. 
 
@humas_jabar memuat infografis mengenai peta daya tampung SPMB untuk berbagai jenjang. Di antaranya jenjang SMA, SMK, dan MA di Jawa Barat. 
 
Secara umum, berukut data penting SPMB Jabar 2026:

Data Umum SPMB Jabar 2026

  • Jumlah lulusan SMP/MTs sederajat: 826.996 siswa
  • Total daya tampung SMA, SMK, dan MA negeri & swasta: 909.183 kursi (109,93%)
  • Daya tampung sekolah negeri tercatat sebesar: 43,9%
  • Sekolah Manusia Unggul (Maung) telah hadir di: 28 SMA dan 13 SMK

Rincian Daya Tampung per Jenjang Sekolah

  • SMA Negeri: 195.344 kursi
  • SMA Swasta: 143.460 kursi
  • SMK Negeri: 124.217 kursi
  • SMK Swasta: 320.720 kursi
  • MA Negeri: 21.888 kursi
  • MA Swasta: 81.936 kursi
 
Baca juga: Daftar Lengkap Sekolah Swasta Gratis di Jakarta pada SPMB 2026, Cek di Sini
Untuk mendukung kelancaran proses pendaftaran, Sobat Medcom juga dapat mempelajari panduan khusus yang telah disiapkan agar lebih mudah memahami alur pendaftaran SPMB 2026 secara online. Panduan tersebut memuat berbagai tahapan penting, mulai dari proses login akun hingga pengiriman formulir pendaftaran secara final.

Cara Daftar SPMB Jabar 2026

Berikut tutorial lengkap pendaftaran SPMB Jawa Barat 2026:
  1. Buka website spmb.jabarprov.go.id, lalu klik masuk.
  2. Gunakan akun login yang diberikan oleh sekolah asal.
  3. Ganti password, lengkapi email aktif dan nomor telepon yang dapat dihubungi, lalu klik simpan dan lanjutkan.
  4. Pilih menu mulai Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) atau SPMB Tahap 1 maupun Tahap 2 sesuai jadwal pelaksanaan.
  5. Pilih jalur yang diminati, kemudian klik lanjut pendaftaran.
  6. Lengkapi biodata calon murid dan pastikan seluruh data terisi dengan benar.
  7. Isi persyaratan umum, kemudian isi persyaratan khusus sesuai jenjang serta jalur yang dipilih.
  8. Pilih sekolah yang diminati.
  9. Pada menu konfirmasi, unduh, isi, dan unggah SPTJM.
  10. Periksa kembali seluruh data yang telah diisi. Jika sudah lengkap dan benar, klik kirim pendaftaran final.
  11. Simpan bukti pendaftaran yang muncul dan pantau hasil seleksi secara berkala melalui website SPMB 2026.

Jalur Pendaftaran SPMB Jabar 2026

Setelah memahami cara daftarnya, ada hal penting lain yang tidak kalah penting untuk dipahami sebelum mulai mengisi formulir, yakni mengenali jalur-jalur pendaftaran yang tersedia. Memilih jalur yang tepat akan mempermudah proses verifikasi dan memperkecil peluang gagal seleksi.

SPMB Jawa Barat 2026 menyediakan empat jalur pendaftaran sebagai berikut:

Jalur Domisili (kuota 35 persen)

Diperuntukkan bagi calon murid yang berdomisili di wilayah sekitar sekolah sesuai rayonisasi yang ditetapkan. Jalur ini mengutamakan kedekatan tempat tinggal murid dengan sekolah berdasarkan jarak garis lurus domisili ke sekolah.

Jalur Prestasi (kuota 30 persen)

Diperuntukkan bagi calon murid yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik. Pendaftaran dinilai berdasarkan nilai rapor, piagam kejuaraan, dan pengalaman kepemimpinan yang relevan.

Jalur Mutasi (kuota 5 persen)

Diperuntukkan bagi calon murid yang orang tua atau walinya pindah tempat kerja, serta anak guru dan tenaga pendidik. Jalur ini memastikan proses pendidikan tetap berjalan saat keluarga mengalami perpindahan tugas.

Jalur Afirmasi (kuota 30 persen)

Diperuntukkan bagi calon murid dari keluarga ekonomi tidak mampu (KETM), penyandang disabilitas, atau murid dengan kecerdasan dan bakat istimewa (CIBI). Memerlukan bukti kategori seperti DTSEN, surat dokter, atau hasil psikolog HIMPSI.
Baca juga: SPMB Kota Bandung SD dan SMP 2026 Tahap 1 Dibuka, Jika Gagal Bisa Ikut Tahap 2

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA