Suasana PPDB di Depok. Foto: MI/Bary Fathahilah
Suasana PPDB di Depok. Foto: MI/Bary Fathahilah

Kuota PPDB Zonasi Jalur Prestasi Naik 30 Persen

Pendidikan Kebijakan pendidikan Sistem Zonasi
Muhammad Syahrul Ramadhan • 11 Desember 2019 15:14
Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim memutuskan untuk mengubah komposisi kuota Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis Zonasi. Jika sebelumnya jalur prestasi hanya 15 persen, maka mulai tahun depan kuotanya ditambah menjadi maksimal 30 persen.
 
"Jadi arahan kebijakan ke depannya adalah sedikit kelonggaran kita berikan di zonasi, yang tadinya prestasi 15% sekarang 30%," kata Nadiem saat menyampaikan Empat Kebijakan Pendidikan "Merdeka Belajar", di Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019.
 
Nadiem menyebut ini sebagai sebuah kompromi untuk mencapai pemerataan sekaligus juga memenuhi aspirasi orang tua yang ingin anak-anak berprestasi bisa mendapatkan pilihan sekolah yang diinginkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi bagi orang tua semangat mendorong anaknya untuk mendapatkan angka dan prestasi yang baik. Ini menjadi kesempatan untuk mereka mencapai sekolah yang mereka inginkan," terang mantan Bos Gojek ini.
 
Nadiem menjelaskan, untuk pembagian 70 persen kuota sisanya tetap mengikuti tiga kriteria, yaitu minimum zonasi adalah 50 persen. Kemudian jalur afirmasi minimal 15 persen, jalur afirmasi untuk pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan jalur perpindahan 5%.
 
Nadiemmenyebut, PPDB zonasi saja belum cukup untuk memaksimalkan usaha pemerataan pendidikan. Pemerataan guru juga menjadi kunci, baik secara kuantitas maupun kualitas.
 
"Tentunya jangan lupa bapak-bapak dan ibu-ibu, zonasi bukan berarti pemerataan, tidak cukup hanya dengan zonasi. Yang dampaknya lebih besar lagi adalah pemerataan kuantitas dan kualitas guru," ungkap Nadiem.
 
Sebelumnya, Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim menetapkan empat program pokok kebijakan pendidikan “Merdeka Belajar”. Empat kebijakan ini menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM),
 
Program tersebut meliputi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ujian Nasional (UN), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis Zonasi.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif