Kondisi memprihatinkan SMP Negeri 1 Muara Gembong, Bekasi.  Kemendikbud/BKLM.
Kondisi memprihatinkan SMP Negeri 1 Muara Gembong, Bekasi. Kemendikbud/BKLM.

Pernah Ditinjau Jokowi, SMPN 1 Muara Gembong Masih Memprihatinkan

Pendidikan sekolah rusak
Intan Yunelia • 10 Juli 2019 13:30
Bekasi: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy melakukan Inspeksi mendadak (sidak) ke SMP Negeri 1 Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat pada Selasa sore, 9 Juli 2019. Kondisi bangunan sekolah sangat memprihatikan dan tidak kunjung mengalami perbaikan meski beberapa waktu lalu telah dikunjungi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
 
SMP Negeri 1 Muara Gembong ini sebelumnya pernah dikunjungi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun hingga saat ini belum ada perbaikan berarti di sekolah ini.
 
“Saya berkunjung langsung ke sekolah kemarin yang ditinjau oleh presiden dan sejauh ini belum ada perubahan. Kondisi sekolahnya sangat tidak terawat,” kata Muhadjir kepada wartawan di Bekasi, Jawa Barat, Selasa Malam, 9 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, kondisi sekolah yang kumuh ini, karena minimnya kesadaran dari pihak sekolah dan masyarakat. Kondisi sekolah sangat tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar.
 
“Saya kira bukan soal bangunan tapi manusianya. Saya juga minta Kapolsek juga ikut terlibat untuk melakukan paling tidak bersih-bersih. Sekolah jangan tinggal diam untuk memberi contoh kepada masyarakat sekitar dan anak-anak untuk berlaku bersih, tidak terbiasa hidup kumuh,” ujar Muhadjir.
 
Baca:2.000 Sekolah Rusak Mulai Direnovasi Tahun ini
 
Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini menyebutkan, seharusnya kerusakan sekolah bisa ditanggulangi lewat dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Ditambah dengan sumbangan dari orangtua siswa dan masyarakat sekitar.
 
“Sebetulnya kalau bisa memanfaatkan anggaran BOS bisa. Kan dana BOS Rp600juta itu untuk pembenahan kecil-kecilan bisa. Apalagi komitenya aktif dan masyarakatnya juga. Jika membenahi genteng yang jebol kan tidak perlu pakai dana. Cukup kerja bakti dan dari masyarakat dan anak-anak diajak bersih-bersih masa ada biaya,” terang Muhadjir.
 
Muhadjir mengaku, sudah menghubungi kepala dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, agar segera melakukan pembenahan di SMP Negeri 1 Muara Gembong ini. Begitu juga dengan pemerintah daerah (Pemda) setempat.
 
Ia menuturkan, sekolah ini jangan dibiarkan rusak begitu saja. Kepala sekolah diminta untuk segera membenahi sekolah agar ketika dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) sudah tinggal dibangun saja bangunannya.
 
“Jadi perlu kreativitas dan tindakan sebagai manajer sekolah dari kepala sekolah,” pungkasnya.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif