Perilaku taat dan berbakti kepada orang tua dilakukan sebagai bentuk penghormatan karena, sebagai anak, sebelum kita lahir hingga saat ini, kita selalu dirawat, diperhatikan, dilindungi, dan dibahagiakan.
Orang tua dengan tulus dan ikhlas membesarkan dan mendidik agar anaknya bisa menjadi orang yang berguna bagi agama, bangsa, dan negara.
Dalil tentang Birrul Walidain
Oleh karena itu, para ulama telah sepakat bahwa hukum taat dan patuh kepada orang tua adalah fardhu ain. Dan haram hukumnya mendurhakai orang tua. Mengenai perilaku birrul walidain, dalam islam ditegaskan sebagimana dalam firman Allah SWT yang berbunyi:
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) terhadap kedua orang tuanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah, bahkan menyusukan pula selama kurang lebih 2 tahun. Maka dari itu bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu, hanya kepada-Ku sajalah tempat kamu kembali”. (Q.S. Luqman [31]: 15)
Dalam firman Allah SWT Qur’an surat Al-Ahqaf juga disebutkan:

“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya”. (Q.S. Al-Ahqaf [46]: 15)
Dalam QS. Al Isra': 23 Allah SWT berfirman: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia, dan hendaknya berbuat baik kepada Ibu Bapak. Jika salah seorang diantara keduanya, atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan "ah" dan janganlah engkau membentak keduanya dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.”
Selain berbuat baik, seorang anak bisa berbakti kepada orang tua dengan cara mendoakannya dengan kebaikan-kebaikan yang melimpah. Dalam satu hadits, Rasulullah bersabda, yang artinya: “Apabila manusia meninggal dunia maka terputuslah amalnya kecuali karena tiga hal, yaitu sedekah jariyah, ilmu bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya.” (HR. Muslim: 1631)
Ada juga sebuah hadits yang menyebutkan bahwa: “Ridho Allah SWT. ada pada ridho kedua orang tua dan kemurkaan Allah SWT. ada pada kemurkaan orang tua.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Hibban, Hakim)
Contoh perilaku Birrul Walidain
Perilaku hormat dan taat kepada orang tua bisa dilakukan dengan hal sederhana, seperti:- Membantu meringankan pekerjaan orang tua
- Membantu membersihkan rumah, seperti mencuci piring, menyapu, mengepel, dan lain lain
- Menjaga etika sopan santun baik ucapan maupun perbuatan
- Rajin belajar dan jadi anak yang berprestasi
- Patuh terhadap perkataan orang tua
- Menjaga dan merawat orang tua jika sedang sakit
- Selalu mendoakan orang tua.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Medcom.id
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News