Di tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), nilai Fisika jadi yang paling menentukan. Bahkan, nilai Fisika ini jadi kunci utama saat skor akhir dua peserta atau lebih ternyata kembar.
Persaingan di SKB juga terbilang ketat. Peserta yang lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan berhak ikut SKB dibatasi maksimal tiga kali jumlah formasi per program studi (prodi), lalu disaring lagi jadi maksimal dua kali formasi untuk lanjut ke tes kebugaran, kesehatan, dan wawancara.
Lantas, kenapa Fisika menjadi penentu utama SKB di PTB STMKG? Yuk, simak informasi lengkapnya berikut ini.
Mengapa Fisika jadi Penentu Utama?
Mengutip Buku Pedoman PTB STMKG 2026, SKB STMKG terdiri dari 80 soal pilihan ganda yang dikerjakan dalam 90 menit, dengan rincian Fisika 32 soal, Matematika 28 soal, dan Bahasa Inggris 20 soal. Jawaban benar bernilai 5, jawaban salah bernilai 0, tanpa sistem minus.Nilai Fisika juga jadi kriteria pertama saat nilai SKB dua peserta sama. Apabila nilai Fisikanya juga sama, baru nilai Matematika yang dibandingkan. Namun, jika keduanya juga sama maka seluruh peserta di peringkat itu otomatis dinyatakan lulus SKB, asalkan tidak ada nilai 0 di salah satu mata pelajaran.
Hal ini sejalan dengan karakter STMKG sebagai sekolah sains kebumian. Keempat program studinya, yaitu Meteorologi, Klimatologi, Geofisika, dan Instrumentasi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (MKG) sama-sama berpijak pada Fisika sebagai fondasi ilmunya.
Kuota dan Jalur PTB STMKG 2026
Tahun ini, STMKG menerima 130 taruna/taruni baru untuk empat program studi, di antaranya:- D4 Meteorologi: 50 formasi
- D4 Instrumentasi-MKG: 30 formasi
- D4 Klimatologi: 25 formasi
- D4 Geofisika: 25 formasi
Persyaratan Umum PTB STMKG 2026
Mengutip unggahan @stmkgofficial, berikut persyaratan umum yang wajib dipenuhi oleh para peserta:- Pria/Wanita, Warga Negara Indonesia;
- Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, dapat berkacamata dengan lensa sferis maksimal minus (-) 4 D, dan lensa silindris maksimal minus (-) 2 D, serta bersedia melakukan pengobatan LASIK (Laser-Assisted in Situ Keratomileusis) dengan biaya sendiri apabila diterima/lulus seleksi;
- Umur tidak kurang dari 15 tahun dan tidak lebih dari 23 tahun pada tanggal 1 November 2026;
- Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan;
- Bebas narkoba yang dibuktikan dengan tes kesehatan;
- Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain;
- Tinggi badan minimal 155 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita, dengan berat badan seimbang;
- Bersedia bekerja di Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika sesuai ketentuan yang berlaku sejak dinyatakan lulus pendidikan, dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
Persyaratan Khusus Peserta Afirmasi
Terdapat syarat tambahan untuk peserta afirmasi, di antaranya:- Memiliki akta kelahiran atau domisili sesuai identitas KTP/KK di Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Maluku;
- Telah menyelesaikan SD/sederajat, SMP/sederajat, atau SMA/sederajat di provinsi-provinsi tersebut di atas;
- Khusus peserta afirmasi Orang Asli Papua (OAP), wajib mendapatkan rekomendasi dari Majelis Rakyat Papua (MRP).
Persyaratan Akademik PTB STMKG 2026
Berikut beberapa persyaratan akademik yang wajib dipenuhi:- Lulus/akan lulus SMA/MA/SMK atau yang sederajat, untuk semua jurusan;
- Bagi yang lulus tahun 2026 dan ijazahnya belum keluar, wajib menggunakan Surat Keterangan Lulus/Surat Keterangan Aktif di Kelas XII.
Baca Juga :
Pendaftaran Poltekimipas 2026 Dibuka: Tersedia 405 Formasi Ikatan Dinas, 6 Pilihan Prodi, Cek Syaratnya!
Syarat Diterima Sebagai Taruna/Taruni STMKG 2026
- Memenuhi seluruh persyaratan umum dan akademik di atas;
- Mempunyai ijazah SMA/MA/SMK atau sederajat;
- Lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sesuai ambang batas dan peringkat yang ditentukan;
- Lulus Seleksi Lanjutan yang terdiri dari Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), Kebugaran, Kesehatan, dan Wawancara.
Tata Cara Pendaftaran PTB STMKG 2026
Pendaftaran Penerimaan Taruna Baru (PTB) STMKG 2026 dilakukan secara online melalui dua portal utama, yaitu laman resmi PTB STMKG dan portal SSCASN BKN. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 18 hingga 30 Agustus 2026.Berikut langkah-langkah pendaftarannya:
1. Registrasi Akun dan Pembayaran Awal di Sistem PTB STMKG
- Akses portal pendaftaran STMKG di laman https://simas.stmkg.ac.id/spmbfront
- Buat akun baru dan pilih jenis formasi serta program studi yang diminati
- Lengkapi isian data diri sesuai dokumen resmi hingga sistem menerbitkan Kode Billing pendaftaran awal sebesar Rp75.000
- Lakukan pembayaran melalui bank persepsi atau ATM/m-Banking yang ditunjuk menggunakan kode billing tersebut
- Setelah pembayaran berhasil, simpan dan screenshot bukti pembayaran.
2. Pendaftaran dan Unggah Dokumen di Portal SSCASN BKN
- Masuk ke portal SSCASN Sekolah Kedinasan di laman https://sscasn.bkn.go.id/
- Buat akun SSCASN menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang telah terverifikasi Dukcapil, lalu cetak Kartu Informasi Akun
- Log in ke akun SSCASN, lakukan swafoto (selfie) memegang KTP/Kartu Informasi Akun, lalu pilih Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG)
- Isi biodata secara lengkap, pilih lokasi ujian, dan unggah dokumen persyaratan, seperti bukti pembayaran pendaftaran STMKG (Rp75.000), pasfoto terbaru latar belakang merah (format JPG, maks. 500 KB), KTP/KK/KIA atau Surat Keterangan Dukcapil (format JPG, maks. 500 KB), serta ijazah/SKL/Surat Keterangan Aktif Kelas XII/Rapor Semester I (format PDF, maks. 1000 KB)
- Dokumen tambahan khusus jalur Afirmasi (Akta Kelahiran/KK dan Surat Keterangan OAP dari MRP bagi pendaftar Orang Asli Papua)
- Periksa kembali seluruh resume data diri dan berkas. Jika sudah sesuai, kirim pendaftaran.
3. Pembayaran Biaya Ujian CAT BKN
- Setelah dinyatakan Lulus Seleksi Administrasi, peserta akan mendapatkan kode billing baru untuk pembayaran biaya ujian pada akun SSCASN
- Biaya pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan CAT BKN adalah sebesar Rp100.000
- Peserta yang dinyatakan lolos ke tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) nantinya juga dikenakan biaya CAT BKN sebesar Rp100.000
- Setelah pembayaran terkonfirmasi, peserta wajib mengunduh dan mencetak Kartu Ujian melalui portal SSCASN untuk dibawa ke lokasi tes.
Jadwal Seleksi PTB STMKG 2026
Para peserta diharapkan untuk mencatat tanggal-tanggal penting berikut:- Masa Pendaftaran dan Pembayaran Seleksi Administrasi PTB STMKG TA 2026/2027: 18-30 Agustus 2026
- Seleksi Administrasi: 18 Agustus-1 September 2026
- Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 2-3 September 2026
- Masa Sanggah: 4-5 September 2026
- Jawab Sanggah: 4-6 September 2026
- Pengumuman Pasca Sanggah: 7-8 September 2026
- Masa Pembayaran PNBP CAT: 11-15 September 2026
- Pengumuman Jadwal SKD: 18-21 September 2026
- Tes SKD: 22 September-7 Oktober 2026
- Pengumuman Hasil SKD: 1-13 Oktober 2026
- Masa Pembayaran PNBP CAT SKB: 14-18 Oktober 2026
- Pengumuman Jadwal SKB: 22-24 Oktober 2026
- Tes Lanjutan (SKB): 25-26 Oktober 2026
- Pengumuman Hasil SKB: 27-30 Oktober 2026
- Pemeriksaan Kesehatan: 2-4 November 2026
- Tes Kebugaran dan Wawancara: 5-6 November 2026
- Pengumuman Final PTB STMKG 2026: 18-19 November 2026
- Daftar Ulang Taruna Baru: 23-27 November 2026
- Awal Perkuliahan TA 2026/2027: 30 November 2026
- PKKTB (Pengenalan Kehidupan Kampus Taruna Baru): 30 November-11 Desember 2026
Sobat Medcom, itulah informasi mengenai pendaftaran STMKG tahun 2026. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, ya! (Talitha Islamey)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda