Surat edaran tersebut diterbitkan sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri Nomor 5 Tahun 2026, Nomor 2 Tahun 2026, dan Nomor 400.1/857/SJ tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Sebelum membahas lebih lanjut, yuk pahami dulu hasil Sidang Isbat yang menjadi dasar penetapan jadwal ini.
Hasil Sidang Isbat 2026
Sebelumnya, Kemenag telah melakukan Sidang Isbat untuk menentukan 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. “Berdasarkan hasil hisab dan tidak adanya hilal terlihat, disepakati 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026,” kata Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dikutip dari laman Metrotvnews.com, Rabu, 18 Februari 2026.Penetapan ini didasarkan pada hasil hisab dan tidak terlihatnya hilal, dengan sudut elongasi yang sangat rendah, berkisar antara 0 derajat 56 menit 23 detik hingga 1 derajat 53 menit 36 detik, sehingga secara hisab tidak memenuhi kriteria. Sementara itu, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 2026 pada 18 Februari 2026.
Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan, menyoroti perbedaan waktu ramadan. Menurutnya, penetapan awal Ramadan 1447 H yang dinilai sebagai hal wajar dan perlu disikapi dengan kearifan serta kebijaksanaan.
Nah, setelah mengetahui kapan awal Ramadan 2026 ditetapkan, kini saatnya kita simak jadwal lengkap pembelajaran pesantren selama bulan suci ini. Berikut penjelasannya.
Jadwal Kegiatan Pembelajaran Pesantren Selama Ramadan 2026
Melansir dari akun Instagram resmi @pendidikanpesantren, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menerbitkan panduan teknis pembelajaran pesantren selama Ramadan 2026. Berikut rincian jadwal lengkapnya:- 18-22 Februari 2026: Kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara mandiri di lingkungan keluarga, masjid, dan masyarakat sesuai penugasan dari pesantren.
- 23 Februari-15 Maret 2026: Kegiatan pembelajaran tatap muka dilaksanakan di pesantren.
- 16-20 Maret 2026 dan 23-29 Maret 2026: Libur bersama Idulfitri.
- 30 Maret 2026: Kegiatan pembelajaran di pesantren dilaksanakan kembali.
- Mengurangi intensitas kegiatan pembelajaran yang berkaitan dengan aktivitas fisik
- Mendorong guru/ustadz melakukan asesmen formatif untuk memantau perkembangan belajar santri selama bulan Ramadan
- Memberikan perhatian dan dukungan khusus bagi santri berkebutuhan khusus dan/atau santri yang memiliki potensi tertinggal dalam pembelajaran
Itulah informasi lengkap seputar jadwal pembelajaran pesantren selama Ramadan 2026. Selamat menjalani ibadah puasa ya, Sobat Medcom!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News