Ketua Panita ICENIS ke-6 Sekolah Pascasarjana Undip, Tri Retnaningsih Soeprobowati Dok Humas Undip.
Ketua Panita ICENIS ke-6 Sekolah Pascasarjana Undip, Tri Retnaningsih Soeprobowati Dok Humas Undip.

430 Karya Ilmiah Mancanegara Bersaing di ICENIS 2021 Sekolah Pascasarjana Undip

Arga sumantri • 04 Agustus 2021 20:58
Semarang: Sedikitnya 430 karya ilmiah dari berbagai perguruan tinggi di lima benua bersaing untuk tampil di perhelatan International Conference on Energy, Environment, Epidemiology and Information System (ICENIS) ke-6 2021. Ajang ini digelar Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro (Undip). 
 
Ketua Panita ICENIS ke-6 Sekolah Pascasarjana Undip, Tri Retnaningsih Soeprobowati mengatakan ajang ini dilaksanakan 4-5 Agustus 2021. Penyelenggara mengangkat tema 'The Impacts of Covid-19 Pandemic on Water, Environment, Energy, Information System and Strategies for their Adaptation and Mitigation'
 
Ia menyebut, kegiatan bertujuan sebagai forum untuk berbagi. Selain itu, mendiskusikan ide-ide bagi peneliti, mahasiswa dan kalangan industri untuk mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian di bidang energi, lingkungan, epidemiologi, sistem informasi serta pengembangan budaya dan lingkungan pesisir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Forum ini juga dirancang untuk memfasilitasi terbentuknya jaringan di antara partisipan konferensi sehingga dunia riset dan pengembangan makin meningkat kualitasnya," kata Retnaningsih mengutip siaran pers Undip, Rabu, 4 Agustus 2021.
 
Baca: Semua Prodi Keperawatan Fakultas Kedokteran Undip Terakreditasi Unggul
 
Ia menyebut antusiasme peserta tak berkurang meski digelar dalam kondisi pandemi covid-19 dan secara daring. Konferensi internasional tahunan yang diselenggarakan sejak 2016 ini juga menghadirkan pembicara dengan reputasi internasional dari berbagai perguruan tinggi dari lima benua di antaranya Afrika, Amerika, Australia, Asia hingga Eropa.
 
"Tahun ini antusiasme partisipan sangat tinggi, tercatat lebih dari 500 pendaftar, dan telah diterima 430 lebih artikel penelitian yang akan dipresentasikan secara online dengan 14 paralel oral session (sesi bersambung) tiap harinya," ujarnya. 
 
Para peserta tercatat berasal dari sejumlah negara seperti Jepang, Cheko, Algeria, Sudan, Uganda, Malaysia, Tanzania, Timor Leste, Afrika Barat, Turki, Uzbekistan, Taiwan, Australia, Inggris, Amerika Serikat dan lainnya. Sedangkan, peserta dari Indonesia terdiri dari dosen, peneliti, praktisi, sarjana dan pascasarjana dari Universitas yang berbeda di Jawa dan luar Jawa 
 
"Seperti UI, ITS Surabaya, ITB, USM Surakarta, Akademi Farmasi Putra Indoensia Malang, Pokteknes Malang, Unnes, UIN Semarang dan lainnya," ujar Guru Besar Ilmu Limnologi dan Pengelolaan Sumberdaya Undip ini.
 
Baca: Peneliti UGM Terlibat Diplomasi Kemanusiaan Pelucutan Senjata Nuklir
 
Penyelenggara ICENIS ke-6 juga melakukan kerja sama publikasi dengan E3S Web of Conference, sehingga ada jaminan prosiding yang masuk akan dipublikasikan di jurnal tahun ini. E3S Web of Conferences adalah seri publikasi akses terbuka yang didedikasikan untuk mengarsipkan prosiding konferensi di semua bidang yang terkait dengan Ilmu Lingkungan, Energi, dan Bumi.
 
Wakil Dekan II Sekolah Pascasarjana Undip Hadiyanto menyatakan kebanggaannya kepada semua yang berpartisipasi dalam ICENIS 2021. Dia yakin konferensi ini akan menjadi perantara yang sangat baik untuk saling berkomunikasi dan berbagi tentang pengetahuan. 
 
Mulai dari konsep, teori, dan hasil dari riset  multidisiplin pada bidang energi, epidemiologi, lingkungan, dan informasi. ICENIS 2021 menampilkan pembicara berkualitas.
 
"Kami berharap konferensi ini mendorong terbangunnya jejaring untuk pemajuan dan pengembangan, walaupun dalam kondisi pandemi covid-19," kata Hadiyanto.
 
(AGA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif