Mendikbud: Perkuat Tripusat Pendidikan untuk Cegah Terorisme
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy. Foto: Medcom.id/Citra Larasati
Jakarta:Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy miris melihat anak-anak dijadikan tumbal aksi teror karena paham radikal orangtuanya. Kedepan, ia ingin sekolah bisa membantu hubungan antara siswa dengan orang tuanya.

"Makanya kami ingin sekolah punya data lengkap hubungan antara siswa dengan orangtua, dan hubungan orangtua dengan sekolah,” ujar Muhadjir di keterangan tertulisnya, Selasa 15 Mei 2018.


Kemendikbud memiliki tanggung jawab meluruskan paham dan ajaran siswa yang menyimpang. Termasuk memantau didikan dan ajaran orangtua kepada anak-anaknya.

"Terutama kepala sekolah untuk mewaspadai agar jangan sampai ada korban dari anak-anak yang masih punya masa depan. Kejadian ini akibat dari doktrin yang menyesatkan, terutama pengaruh dari gerakan radikal dan teror,” kata Muhadjir.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu, meminta ada hubungan komunikasi yang intensif antara orangtua siswa, siswa dan guru di sekolah. Hal ini untuk mengantisipasi paham radikal menyebar di kalangan siswa yang dipaparkan dari orang tuanya.

"Saya juga mengimbau agar sekolah dan orang tua dapat menguatkan hubungan satu sama lain, sebagai bagian dari tripusat pendidikan dan penguatan pendidikan karakter (PPK)," tutur Muhadjir.

Muhadjir juga mengutuk keras tindakan aksi terorisme yang mengikutsertakan anak-anak. "Apapun alasannya, apapun keyakinannya, mengorbankan anak adalah suatu yang sangat dilarang di dalam ajaran apapun agamanya. Dan saya termasuk mengutuk apa yang telah terjadi itu, dan jangan diteruskan modus-modus yang sangat mengerikan ini," kata Muhadjir.

Dalam kesempatan itu, Muhadjir turut menjenguk salah satu anak korban ledakan bom berinisial EH.

 “Alhamdulillah kondisinya sudah sangat bagus, sudah bisa tersenyum, sudah bisa diajak ngobrol, mudah-mudahan bisa segera sembuh,” ucap Muhadjir.



 



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id