LIBT 2018

Kemenristekdikti Perkuat Lembaga Inkubator di 9 PTN

Intan Yunelia 23 Mei 2018 15:37 WIB
Hilirisasi Riset
Kemenristekdikti Perkuat Lembaga Inkubator di 9 PTN
Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti, Kemenristekdikti, Patdono Suwignjo membuka lembaga inkubator bisnis teknologi (LIBT) 2018. Foto: Medcom.id/Intan Yunelia
Surabaya:  Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) akan memperkuat keberadaan lembaga inkubator bisnis teknologi (LIBT) di sembilan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH). 

Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti, Kemenristekdikti, Patdono Suwignjo mengatakan, ke-9 PTN BH tersebut di antaranya UI, IPB, ITB, UGM, ITS, Undip dan Unpad.  Sedangkan dua PTN BH lainnya, diarahkan untuk peningkatan kualitas kinerja inkubator.


"Penguatan ini diharapkan mampu menghasilkan perusahaan pemula berbasis teknologi  (PPBT) yang berkualitas dan berkelanjutan," kata Patdono dalam sambutannya saat membuka LIBT 2018, di Hotel Novotel, Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 23 Mei 2018.

Patdono mengakui perkembangan dan pertumbuhan LIBT di Indonesia masih lamban. Dari itu, peran serta dan dukungan yang lebih besar dari pemerintah sangat diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan LIBT.

"Intervensi pemerintah diperlukan bagi pengembangan LIBT. Baik dari segi kebijakan maupun instrumen kebijakan.  Baik itu di bidang kelembagaan, sumber daya, serta berbagai insentif lainnya," jelasnya.

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) hari ini, Rabu, 23 Mei 2018 memulai program pengembangan kelembagaan inkubator bisnis teknologi (LIBT) 2018.   Acara dibuka oleh Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti, Kemenristekdikti, Patdono Suwignjo.

Dalam sambutanya, Patdono mengungkapkan tantangan ke depan, bagaimana ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) menjadi alat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, kata Patdono, Iptek nasional pun dituntut terus berinovasi.

"Salah satu komponen penting bagi terwujudnya sistem inovasi nasional adalah lembaga inkubator bisnis teknologi," kata Patdono.

Pelaksanaan kegiatan program pengembangan LIBT ini dilaksanakan atas kerja sama dengan Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI).  Dengan kegiatan dan program ini Kemenristekdikti berharap dapat menumbuhkan inkubator baru yang berkualitas di daerah.

Sehingga mampu menciptakan startup yang berkualitas.  "Serta memberi semangat ke inkubator lain agar dapat berkarya lebih baik," pungkasnya.
 



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id